Doc, I wanna ask something about the digestion.. lately I have a constipation problem, but I already consume foods that contain lots of fiber .. and I am not under pressure .. I defecate only 1x a week .. my question is : what might make our defecation is so hard in other things?

Dokter, saya mau tanya tentang pencernaan.. belakangan ini saya mengalami masalah konstipasi, tapi saya sudah mengkonsumsi makanan yang tinggi serat.. dan saat ini saya tidak sedang stress.. saya hanya BAB 1x per minggu.. yang ingin saya tanyakan adalah: apa yang bisa membuat sulit BAB?

Jawaban Dokter :

Please allow me to help answer you questions. One of the most common causes of constipation is dietary lack of fiber. We need to make sure that you have really consumed enough fiber in your diet: this can be achieved by consuming 2 portions of fruit or vegetables daily. Additionaly, make sure you drink more water daily to help your digestion by loosening the stool. For the time being, laxatives will help you digestion. Other causes of constipations include endocrinologic diseases (hypothyroidism, hyperparathyroidism, diabetes mellitus), neuronal disease, lactose intolerance, emosional stress or certain medications (anti depressant, pain killer, cardiac medications). You will need to undergo physical examination directly by a doctor, coupled with laboratory and other diagnostic tests to rule out the diseases. Hope this helps.

Mohon persilahkan saya membantu menjawab pertanyaan anda. Kesulitan buang air besar (BAB) atau konstipasi memang umumnya paling sering diakibatkan oleh makanan rendah serat. Pertama-tama pastikan memang anda sudah mengkonsumsi makanan yang mengandung cukup serat: buah-buahan atau sayur setidaknya 2 porsi dalam satu hari. Pastikan juga anda sudah banyak meminum air, yang terbukti dapat membantu pencernaan dengan melunakan kotoran. Untuk sementara, obat pencahar dapat membantu melancarkan pencernaan anda. Penyebab konstipasi yang lain termasuk penyakit endokrin (hipotiroidisme, hiperparatiroidisme, diabetes mellitus), kelainan sistem saraf, intoleransi laktosa, stress emosi atau akibat konsumsi obat-obatan (obat anti-depresi, obat anti-nyeri, obat jantung). Untuk mengetahui bila ada/tidaknya penyakit tersebut, anda harus ke dokter untuk diperiksa dan menjalani beberapa tes laboratorium atau tes penunjang lainnya untuk menegakan diagnosis. Semoga membantu.