Dokter sy seorang wanita 29 th sudah 8 bln menikah smpai sekarang blm ada tanda2 kehamilan, 2 minggu kemarin sy check ke dokter kandungan dan di USG terdeteksi ada kista di sebelah kiri rahim ukuran kurang dari 3 cm.
yang mau saya tanyakan :
1. apakah kista itu bisa menghalangi kehamilan??
2. Apakah kista yg ada pada sya itu bisa besar dan berisiko berbahaya bagi jiwa sya atau sebaliknya akan hilang dg sendirinya???
3. Apa sebab dan bagaimana mengobatinya??
4. Apakah dari 1 kista ada kemungkinan bisa timbul kista2 lain (menyebar)??

Terima kasih sebelumnya atas jawabannya nanti.

Jawaban Dokter :

Kista ovarium adalah kantong yang berisi cairan yang berkembang di dalam ovarium. Kista ini umumnya tidak berbahaya dan hilang sendiri, kecuali terjadi perdarahan, nyeri, pecah. Terjadinya kista terkait dengan siklus menstruasi. Indung telur akan mengeluarkan folikel yang berisi sel telur pada setiap siklus menstruasi. Jika folikel ini tidak berhasil melepaskan sel telur maka cairan yang terkandung di dalam folikel akan menetap dan menjadi kista fungsioanal yang tidak berbahaya dan akan menghilang dalam beberapa minggu tanpa pengobatan.

Namun ada jenis-jenis kista ovarium dapat mengganggu dan membutuhkan pengobatan, seperti :
– Kista dermoid yang dapat berkembang hingga 6 inci dan berisi lemak, jaringan tulang, rambut. Kista jenis ini dapat mengalami peradangan, terpelintir dan mengakibatkan nyeri yang hebat.
– Kista endometrioid merupakan kista ovarium yang terdiri atas jaringan endometrium. Dapat menyebabkan nyeri panggul kronik yang terkait dengan menstruasi dan mempengaruhi kesuburan
– Ovarium polikistik : ditemukan beberapa kista kecil di sekeliling ovarium yang membesar. Bisa ditemukan pada wanita normal maupun wanita dengan sindroma ovarium polikistik yang dikaitkan dengan resistensi insulin. wanita dengan sindrom ini biasanya mandul.
– Kistadenoma

Jadi Apakah kista bisa menghalangi kehamilan? Bisa saja jika kista yang dimaksud selain kista fungsional. Apakah bisa muncul lebih dari 1 kista ? Ya, namun ini bukan berarti kistanya menyebar. Di dalam indung telur ada banyak folikel-folikel berisi sel telur. Setiap dari folikel ini berpotensi untuk menjadi kista fungsional.

Kista ovarium biasanya tidak memiliki gejala. Namun bisa saja ditemukan gejala seperti nyeri panggul atau perut bawah, siklus menstruasi yang tidak teratur, kemandulan, flek perdarahan.

Jika menemui tanda-tanda berikut , harus segera menemui dokter :
– Demam , nyeri panggul yang lebih dari biasanya
– pucat, pingsan
– Perdarahan pervaginam yang banyak
– pembengkakan perut
– Tumbuhnya rambut-rambut seperti pria
– Penurunan berat badan
– Benjolan di perut / panggul yang semakin besar

Pemeriksaan Penunjang untuk kista ovarium dapat menggunakan USG, CT Scan, MRI, pemeriksaan hormonal, serum CA-125 (untuk kanker ovarium).

Untuk penanganan, jika kista tidak terlalu besar dan tidak mengalami perdarahan, infeksi dan bukan keganasan, dapat digunakan pil KB dan obat penghilang nyeri. Pil KB dapat membuat siklus haid menjadi lebih teratur, mencegah pembentukan folikel yang dapat menjadi kista dan mengurangi ukuran kista. Pada Kasus kista yang berat dilakukan pembedahan pengangkatan kista.