Saya baru melahirkan secara caesar dengan usia kehamilan 32 minggu, oleh karena kontraksi hebat selama 1 minggu, disertai dengan keluarnya plasenta (gumpalan darah dan daging) beberapa kali sehingga 3 hari sebelum melahirkan dokter melakukan ikat serviks (telah terjadi bukaan 2 pintu).
Oleh karena kontraksi yang sangat hebat, maka di lakukan caesar, bayi yang di lahirkan sangat kecil hanya 1,2kg, dan oleh karena paru2nya belum berkembang dengan baik, setelah kelahirannya bayi tidak dapat di pertahankan (hanya bertahan kurang dari 1 jam). Setelah operasi, dokter memberitahukan kepada saya, bahwa ada kelainan pada rahim saya, yaitu rahim ganda / uterus bikornu. Pada waktu operasi dokter juga telah melakukan pembelahan pada rahim.
Yang ingin saya tanyakan:
1. Apakah yang di sebut dengan uterus bikornu?
2. Apa fungsi pembelahan rahim yang di lakukan?
3. Apakah pada kehamilan selanjutnya saya juga akan mengalami kontraksi hebat seperti sebelumnya?
4. Apakah karena keadaan rahim yang ganda, menyebabkan bayi di dalam rahim tidak mendapatkan makanan? (berhubung kenaikan berat badan saya sangat pesat yaitu sekitar 28kg, sedangkan bayi sangat kecil 1,2kg)
5. Apakah perkembangan paru-paru pada bayi bisa terdeteksi sebelumnya di dalam rahim?
6. Apakah flek2 yang saya alami pada awal2 kehamilan, juga di sebabkan oleh rahim yang ganda tsb?
7. Apakah keadaan rahim yang ganda tsb dapat menyebabkan sulit hamil? (kehamilan pertama terjadi 3 bulan setelah pernikahan)
8. Kapan waktu tercepat saya boleh hamil lagi?
Sebelumnya saya ucapkan terima kasih atas perhatiannya, saya sangat mengharapkan pandangan dari Dokter.

Jawaban Dokter :

Salam kenal,
Saya akan bantu dengan menjawab berurutan saja supaya mudah dipahami :
Uterus bicornu�
  1. Uterus bicornu seperti di gambar adalah rahim yang memiliki 1 leher rahim, tetapi di bagian atasnya terbagi menjadi 2 tanduk. (bi-cornu=dua tanduk) Kelainan ini terjadi akibat gangguan penggabungan saluran Muller pada perkembangan rahim
  2. Pembelahan rahim yang dilakukan dokter Anda, saya kurang paham maksudnya. Mungkin yang dimaksud adalah metroplasti (perbaikan bentuk rahim) supaya lebih menyerupai bentuk rahim normal.
  3. Kelainan bentuk rahim seperti ini berarti sempitnya ruang yang tersedia untuk bayi. Sehingga, sebelum cukup besar untuk dilahirkan, rahim sudah terlalu teregang, memicu terjadinya kontraksi dan kemudian kelahiran prematur. Karena itu, jika tidak dilakukan koreksi terhadap kelainan ini, kemungkinan besar kelahiran berikutnya pun akan terjadi hal yang sama.
  4. Cukupnya makanan yang didapat oleh bayi bergantung dari baik-tidaknya plasenta. Bayi 1,2 kg pada usia kehamilan 32 minggu memang kurang optimal, namun belum di bawah batas normal.
  5. Perkembangan paru-paru bayi tidak dapat diperkirakan dari luar. Tetapi, rata-rata pematangan paru janin terjadi pada usia kehamilan 34 minggu (dengan diproduksinya surfaktan oleh paru janin, zat untuk mencegah paru kolaps ketika bernapas di luar rahim).
  6. Flek yang dialami pada awal kehamilan bisa saja disebabkan oleh kelainan bentuk rahim, namun biasanya berlanjut menjadi keguguran. Pada kasus Anda, saya rasa penyebabnya bukan kelainan rahim. Buktinya, Anda berhasil melanjutkan kehamilan sampai 32 minggu.
  7. Keadaan rahim ganda biasanya tidak mempersulit terjadinya kehamilan, namun kehamilan yang terjadi seringkali mengalami keguguran atau kelahiran prematur.
  8. Sebenarnya kehamilan boleh segera diharapkan, tetapi biasanya dokter mengambil tenggang waktu 3 bulan untuk hamil lagi. Untuk lebih jelasnya, Anda sebaiknya bertanya kepada dokter yang melakukan "pembelahan" rahim, karena biasanya metroplasti (operasi perbaikan rahim) diikuti dengan terapi hormon yang perlu diselesaikan sebelum mencoba hamil lagi.
Gambar diambil dari�http://www.webmm.ahrq.gov/media/cases/images/case18_fig1.jpg