mau tanya ni dok.

saya pengantin baru dan baru 2 minggu nikah. kebetulan 1 hari setelah nikah istri saya mens dan 1 minggu kemudian selesai, baru kami bisa ML. nah kami ML pertama tanggal 24 maret kemarin, tapi kemarin malam tanggal 5 april setelah kami ML kok istri saya perut bagian bawah sakit dan pinggang belakang terasa sakit bahkan pusing dan mual, males makan.

setelah kami ke dokter di diagnosa isk (infeksi saluran kencing) tapi tensinya normal 120/80. dan sudah 2 hari ini masih sakit dan tambah pusing. Bisa ya infeksi saluran kencing setelah ML? nah aku takut kalau itu kena penyakit lain, misalkan batu ginjal atau apa gitu. dan anehnya tu, kenapa baru terasa setelah ML kemarin malam padahal sebelum ML tidak sakit. memang sih wakktu tu dia pengennya nambah terus walaupun aku dah KO. tapi terpaksa saya layani dan dia kelihatannya kerja keras banget hingga ototnya kerja semua. apa masalah ini ada hubungannya juga dengan sakit yang di rasakannya sekarang? terimakasih jawaban dan solusinya.. saya tunggu.

Jawaban Dokter :

Untuk diagnosa ISK atau infeksi saluran kencing, bila perlu pemeriksaan lainnya bisa dilakukan pemeriksaan Urine yang mengambil sampel air seni istri Sobat. Dalam kasus Sobat, sudah diperiksakan ke dokter, saran saya bila keluhannya masih berlanjut, sebaiknya Sobat kembali ke dokter tersebut agar bisa diperiksakan lebih lanjut. Untuk hubungan bercinta serta adanya infeksi saluran kencing ini, semestinya tidak ada hubungan langsung dengan peningkatan hasrat bercinta. Untuk keluhan istri Sobat terlihat kerja keras, saran saya perlu ditanyakan apakah saat bercinta istri Sobat merasakan nyeri saat penetrasi? Bila ya, maka sebaiknya kegiatan bercinta dihentikan dulu hingga infeksi saluran kencing yang diderita oleh istri Sobat sembuh. Sebaiknya juga bila keluhan terus berlanjut Sobat kembali membawa istri Sobat untuk balik lagi ke dokter tersebut agar bisa ditangani lebih lanjut.

Untuk info lebih lanjut bisa membacanya di:

1. Waspada ISK Saat Honeymoon Bagi Pasutri Baru

2. Infeksi Saluran Kemih

3. Mencermati Pemeriksaan Urin-Urinalisis

Semoga membantu =]