Selamat pagi Dok.
Perkenalkan saya adalah seorang ayah dari bayi yang berumur 1 bulan. Anak ini sudah kami tunggu lebih dari 7 tahun sejak pernikahan kami. Alhamdulillah anak yang kami tunggu lahir pada tanggal 18 Desember 2010 kmrn.
Pada saat hamil, dokter obgyn yang memeriksa istri saya dengan hasil USGnya melihat ada cairan pada kepala dari cabang bayi dengan besar terakhir sktr 1,1cm. Berdasarkan itu dokter merekomendasikan kami untuk melakukan cek darah terhadap istri saya, hasilnya memang ada IgG positif.
Alhamdulillah anak saya terlahir dengan kondisi normal dan sehat menurut dokter anak yg melakukan resusitasi pada saat kelahiran. Dengan berat badan 3,6 kg dan panjang 51 cm. Alhamdulillah anak saya juga tidak kuning. Karena ada indikasi CMV pada saat hamil, maka bayi saya lgs dites darah pada saat setelah lahir dan hasilnya IgG CMV positif dan IgM CMV negatif. Berdasarkan hasil itu dokter anak saya tidak memberikan penanganan apa2 hanya akan melakukan kontrol saja.
Setelah 1 minggu kontrol lagi ke dokter anak, Alhamdulillah berat anak saya naik menjadi 3,9kg. dan setelah 1 bulan kontrol ke dokter lagi berat badan anak saya naik lagi menjadi 4,9kg. Nah setelah 1 bulan itu juga kami melakukan tes darah lagi kepada anak saya. Hasilnya IgG CMV positif namun titernya menurun tapi yang saya bingung IgM CMV nya dari negatif jadi posisitf.
Pertanyaannya:
1. Apakah pengaruh CMV bagi bayi?
2. Bagaimana pengobatan yang sebaiknya dilakukan?

Terima kasih.

Jawaban Dokter :

Dear parents,
Pertama2 selamat atas kelahiran anaknya. Tuhan memberkati bapak dan ibu sekeluarga.
CMV merupakan virus yang sering memberikan dampak kelainan bawaan pada bayi baru lahir. Kelainannya dapat bermacam2 bisa berupa hidrosefalus (ada cairan berlebih di kepala), lingkar kepala lebih kecil dari normal, kelainan jantung bawaan atau kelainan organ lainnya. Kalau saya melihat sekilas keterangan bapak/ibu, sepertinya anak bapak sangat sehat dan tumbuh kembangnya bagus. Ini menunjukkan kesan bahwa kelainan bawaan yg mungkin terjadi bila ibu terkena infeksi, pada anak bapak kemungkinannya minimal.
Walau demikian perlu pemantauan secara berkala.
Saya setuju dng dr anak anda, melakukan pemantauan.
Hasil lab biasanya membantu menegakkan diagnosis, namun dr akan bertindak untuk memberikan tatalaksana sesuai kondisi pasien bukan hasil laboratorium.
Apabila diperlukan, maka akan dilakukan tindakan pemeriksaan tambahan, namun bila tidak, obat pun tidak akan diberikan.

Saran saya, teruskan konsultasi dng dr anak anda, agar riwayat perjalanan dan pertumbuh kembangnya dapat dipantau dengan baik.

Semoga membantu