anak saya berusia 2 tahun 9 bulan, sudah 2 kali mengalami kejang demam dalam kurun waktu 4 bulan. Sudah dilakukan pemeriksaan EEG dan hasilnya adalah: menunjukkan aktivitas dasar gelombang teta 5-7 spd, tampak parokismalitas berupa gel. lambat dg amplitudo sangat tinggi hampir di semua lead selama 3-5 detik, tampak gel. tajam muncul parokismal selama 0,5 detik hampir di semua lead, EEG bersifat hipereksitabel, epileptkform (sesuai gambaran kejang umum)

bisa tolong dijabarkan secara awam agar saya lebih mudah mengerti Dok…? terima kasih

Jawaban Dokter :

Salam sehat, Sobat. Salam untuk si kecil juga ya semoga lekas pulih. Kejang yang menyertai demam sering terjadi pada anak kurang dari 5 tahun. Biasanya kejang menyertai fase demam akut. Pada si kecil terjadi 2 kali periode kejang demam dalam waktu yang memang cukup berdekatan yakni 4 bulan. Pada anak yang menderita kejang demam kompleks yakni kejang yang terjadi lebih dari 15 menit dalam 1 episode, terjadi secara fokal (hanya tangan atau bagian kaki saja) atau pada anak yang menderita kejang demam berulang biasanya akan dilakukan pemeriksaan EEG untuk melihat apakah si kecil berisiko menderita epilepsi.

Hasil EEG menyatakan bahwa gambaran gelombang yang muncul menunjukkan bahwa si kecil menderita kejang umum (seluruh badan kejang). Namun Sobat, hasil EEG ini harus dicocokkan kembali pada hasil anamnesa dan juga pemeriksaan fisik yang dilakukan secara teliti dan mendalam. Saran kami, periksakanlah kembali si kecil ke dokter yang merawat sehingga dapat ditangani dengan baik. Semoga membantu dan semoga si kecil lekas pulih.