malam dok, saya ingin bertanya, apakah yang seharusnya dilakukan oleh seorang dokter atau tenaga medis lainnya, apabila mendapatkan pasien yang sedang menderita penyakit yang parah, tetapi pasien tersebut tidak mau dirujuk ke RS karena alasan tertentu seperti keterbatasan biaya dll? adakah hak dan kewajiban dokter dan pasien? terima kasih.

Jawaban Dokter :

selamat malam, terima kasih atas pertanyaan nya… masing-masing dokter dan pasien, memiliki hak dan kewajiban tersendiri dalam suatu pengobatan. salah satu hak yg dimiliki pasien itu adalah hak otonomi, dimana pasien berhak menentukan pilihannya sendiri. pasien berhak menentukan pilihan terapi atau tidak ingin diobati sama sekali misalnya karena tahu harapan sembuhnya kecil dan menentukan kualitas hidup terbaik menurut pilihannya sendiri. tentu saja dlm kondisi pasien memiliki kesadaran penuh (bisa mengambil keputusan) dan dokter berkewajiban untuk memberikan penjelasan baik buruk nya suatu terapi atau bila tidak diterapi sama sekali. tapi tetap keputusan brada di tangan pasien.

apabila masalahnya dari keterbatasan biaya, seharusnya hal ini tidak lagi menjadi masalah karena sudah banyak sistem kesehatan yangg menanggung biaya pengobatan untuk pasien tidak mampu, seperti : KJS (kartu jakarta sehat), gakin, askes, dsb… tergantung lagi kepada pasiennya, mau mengurus administrasi untuk pelayanan kesehatan tersebut atau tidak…

semoga cukup membantu ya