Dear dokter, akhir-akhir ini saya sering telat mens tp setelah ditest kehamilan hasilnya negatif. Saya jg punya penyakit maag akut dan pernah didiagnosa endometriosis sedang. Tapi akhir Рakhir ini jg kalo aktivitas berat dan stress perut sebelah kanan saya nyeri tembus pinggang kadang kaku sampai paha, kencing terasa panas dan kadang sering demam. Saya jg sudah test darah widal 1/320, sgot 369, leukosit 14000. Saya cek selama 3 bulan berturut Рturut hasilnya tdk berubah. Apakah ada hubungannya dg maag atau justru masalah kandungan. Mohon penjelasannya dan solusinya. Terima kasih.

Jawaban Dokter :

Salam sehat,

Berdasarkan deskripsi kondisi Ibu sekarang, dengan adanya demam dan peningkatan jumlah leukosit (jumlah leukosit normalnya dalam kisaran 4000 – 10,000/L), dapat dipastikan bahwa Ibu sedang mengalami infeksi.

Berikutnya adalah menentukan dari manakah sumber infeksi tersebut. Menurut saya, ada beberapa kemungkinan sumber infeksi Ibu:

1. Ibu mengalami infeksi saluran kencing. Salah satu tanda yang mendukung ke arah ini adalah adanya rasa panas pada saat buang air kecil. Pertanyaan yang perlu digali lebih lanjut adalah apakah ada nyeri saat buang air kecil? Bagaimanakah warna air seni Ibu? Apakah tampak kemerahan atau tampak kekeruhan? Saat selesai berkemih, apakah Ibu merasa seperti belum selesai berkemih, seakan – akan masih ada yang tersisa (orang awam umumnya menyebutkan kondisi ini sebagai anyang – anyangan)? Bila tanda dan gejala ini ditemukan pada Ibu maka hampir pasti Ibu menderita infeksi saluran kencing.

Pemeriksaan penunjang untuk membantu diagnosa ini adalah dilakukannya pemeriksaan air seni Ibu. Dan saran saya adalah Ibu berkonsultasi dengan dokter umum untuk pemeriksaan lebih lanjut dan penanganan yang tepat.

2. Adanya riwayat endometriosis, dapat menjelaskan rasa sakit yang dialami Ibu. Endometriosis yang disebabkan adanya pertumbuhan jaringan rahim yang tidak pada tempatnya akan menyebabkan nyeri di saat dan menjelang haid. Sehingga pertanyaan yang perlu dijawab adalah apakah nyeri yang Ibu alami itu saat dan menjelang haid atau nyeri Ibu rasakan terus – menerus baik saat hair atau saat tidak haid? Bila memang nyeri Ibu rasakan hanya saat dan menjelang haid, maka hampir bisa dipastikan bahwa rasa nyeri itu disebabkan oleh endometriosis ini.

Untuk penanganan endometriosis ini, saran saya adalah agar Ibu berkonsultasi dengan dokter kandungan dan kebidanan.

3. Salah satu infeksi yang juga mungkin diderita oleh Ibu adalah penyakit radang panggul. Rahim dan indung telur diseliputi oleh semacam selaput yang juga mudah terinfeksi dan bila terinfeksi akan menyebabkan nyeri pada pinggang dan dapat menjalar hingga paha. Umumnya penyakit radang panggul atau umum disebut sebagai salphingitis oleh dokter, juga diikuti dengan adanya cairan atau lendir berbau yang keluar dari vagina. Selain itu, penyakit radang panggul juga dapat menyebabkan haid tidak teratur. Bila Ibu mengalami tanda dan gejala ini, maka mungkin saja Ibu menderita penyakit radang panggul dan saran saya adalah Ibu berkonsultasi dengan dokter umum atau bisa juga dengan dokter kebidanan dan kandungan.

Pemeriksaan yang umum dilakukan adalah pemeriksaan fisik biasa dan dapat ditunjang dengan pemeriksaan USG atau pemeriksaan usapan lendir vagina.

4. Kondisi berikutnya yang mungkin diderita Ibu adalah penyakit tyhpus bila melihat dari haisl tes Widal Ibu. Namun, tes Widal kurang akurat untuk menegakkan diagnosa typhus. jadi bila Ibu ada mengalami BAB encer atau mencret – mencret selama lebih dari 3 hari yang disertai demam yang semakin lama semakin tinggi suhunya maka ada kemungkinan Ibu menderita penyakit typhus dan saran saya agar Ibu berkonsultasi dengan dokter umum melakukan pemeriksaan ulang.

5. Hasil tes darah yang memberikan hasil SGOT yang tinggi belum tentu menunjukkan adanya kelainan pada fungsi hati. Pertanyaan saya adalah adakah hasil nilai SGPT? Bila ada peningkatan kedua enzim ini, SGOT dan SGPT lebih dari 3 kali lipat nilai normal (SGOT = 6-34 IU/L dan SGPT = 5-60 U/L), maka mungkin perlu dicurigai adanya masalah di hati/liver Ibu, misalnya infeksi hati. Akan tetapi hasil tes darah ini tidak ada gunanya bisa tidak ditunjang dengan pemeriksaan fisik yang mengarah ke arah kelainan hati, misalnya ada mata yang berwarna kekuningan (pada bagian putih mata), nyeri yang sulit digambarkan secara jelas di daerah perut kanan atas dan adanya perubahan pola BAB (misalnya warna BAB tidak lagi kuning kecoklatan tapi berwarna pucat seperti dempul). Kondisi infeksi hati seringkali disebabkan oleh virus hepatitis dengan berbagai variannya misalnya hepatitis A, hepatitis B dan hepatitis C.

Tanda dan gejala Hepatitis A lebih menyerupai gejala diare pada umumnya hanya saja seringkali diikuti oleh ditemukannya demam yang tinggi dan warna kekuningan pada bagian putih bola mata.

Tanda dan gejala Hepatitis B dan C umumnya kurang jelas dan diagnosa ini mengacu pada pola hidup penderita sehingga bila ada riwayat penggunaan jarum suntik secara bergantian (umumnya pada kasus penyalahgunaan zat narkotika), riwayat pembuatan tato pada tubuh dengan jarum tato, riwayat berganti – ganti pasangan seks tanpa menggunakan kondom atau riwayat transfusi darah.

Untuk menunjang diagnosa hepatitis, bisa dilakukan pemeriksaan darah terhadap antibodi hepatitis.

Mengenai kondisi maag Ibu, umumnya sakit maag tidak akan menyebabkan gejala – gejala dan tanda – tanda yang seperti Ibu ceritakan, maka bisa saya simpulkan bahwa kecil sekali kemungkinannya sumber masalah atau sumber penyakit Ibu itu hanya sekedar penyakit maag biasa.

Perlu saya beritahukan juga bahwa tidak tertutup kemungkinan ditemukan kondisi – kondisi pada saat yang bersamaan pada Ibu. Sehingga saran saya adalah segeralah berkonsultasi dengna dokter mengenai keluhan yang diderita Ibu.

Terima kasih atas pertanyaannya dan semoga jawaban ini berguna bagi Ibu.