Dok..anak saya umur 4 th sering panas tinggi, lalu turun lagi 3-5 hari tanpa gejala batuk-pilek, ketika test darah ternyata LED-nya 60, dirawat, lalu test lagi jadi 85, trombosit naik (bagus), kata dokternya anak saya terkena infeksi tapi belum jelas bakteri atau virus apa, test mantoux negatif, kira2 apa ya dok…
kejadian ini selalu berulang tiap bulan ketika kondisi anak sedang kelelahan…tdk pernah tuntas, trimakasih dok…

Jawaban Dokter :

Dari cerita Anda, si kecil mengalami demam berulang yang penyebabnya masih belum jelas. Penyebab demam berulang disertai LED meningkat secara umum dapat dikelompokkan ke dalam 3 kelompok:infeksi, penyakit autoimun, keganasan.
Infeksi yang telah dicoba ditelusuri oleh dokter Anda adalah tuberkulosis (TBC) yaitu dengan pemeriksaan Mantoux. Pada anak, jika hasilnya negatif, dapat berarti 4 hal:
benar negatif – tidak ada TBC, imunitas anak rendah sehingga tidak mampu memberikan hasil positif – biasanya pada anak dengan gizi kurang atau infeksi HIV, TBC dalam masa inkubasi, sehingga hasil masih negatif, atau hasil salah, misal waktu pembacaan tidak tepat. Bagaimana dengan gizi anak ibu, berapa berat badan dan tinggi badannya, apakah cukup? Adakah orang dewasa yang dekat dengannya yang menderita batuk lama atau batuk berdarah? Adakah gejala lain yang muncul setiap anak demam? Kemungkinan infeksi lainnya adalah infeksi saluran kemih bagian atas (ginjal). Gejalanya bisa tidak jelas, kadang anak mengeluh nyeri berkemih atau nyeri pinggang, tetapi bisa juga hanya rasa tidak nyaman di daerah perut. Infeksi saluran kemih ini dapat berulang jika higiene daerah muara saluran kencing tidak terjaga baik, atau jika pengobatan yang diberikan tidak adekuat. (si kecil laki-laki atau peremuan? setiap ia demam, apa obat yang Anda berikan? Selain infeksi, yang perlu dipikirkan adalah penyakit autoimun dan keganasan. Apakah ada pembesaran perut (akibat pembesaran hati atau limpa) pada si kecil? Apakah ada pembengkakan kelenjar getah bening (tampak sebagai benjolan di leher, belakang telinga, ketiak, atau selangkangan)? Apakah anak tampak pucat? Apakah sering mimisan atau gusi berdarah? Semuanya itu perlu ditelusuri lebih lanjut, disertai dengan pemeriksaan darah di laboratorium (darah lengkap, apus darah perifer, LED, kultur darah, urin lengkap, kultur urin, dan lain-lain). Karena itu, saya sarankan Anda membawa si kecil ke dokter Spesialis Anak untuk berkonsultasi secara khusus tentang ini. Upayakan untuk tidak berganti-ganti dokter karena untuk menelusuri penyebab demam berulang pada Anak mungkin tidak akan tuntas pada 1 kali kunjungan saja. Banyak diagnosis banding (kemungkinan penyakit) yang dapat menimbulkan demam berulang ini.
Semoga bermanfaat.