Dok, semenjak beberapa bulan ini, saya sering nyeri di daerah lambung. Entah itu dalam keadaan kenyang atau sudah makan sekalipun. Saya dulu pernah didiagnosis infeksi lambung, tepat beberapa minggu setelah sakit tifus. Sekitar bulan April-Mei 2014 lalu, saya terus menerus merasakan mual dan kadang deman kadang tidak. Karena saya kira itu kecapekan, jadi saya hanya konsumsi vitamin dan istirahat, Namun, di akhir bulan Mei, saya mendadak demam tinggi selama tiga hari, saya hanya mengonsumsi obat-obatan biasa. Setelah tiga hari, bukan bertambah sembuh, malah saya tambah drop. Selain badan demam tinggi, perut saya terutama daerah lambung, tiba-tiba terasa melilit dan akhirnya saya muntah-muntah. Saya akhirnya pergi ke Rumah Sakit, dan saya diberi obat-obatan untuk lambung dan demam. Dalam seminggu, saya sudah sembuh dan bisa beraktivitas kembali. Namun, sejak seminggu itu, perut saya jadi sering mual dan terasa perih yang rasanya seperti disayat, plus terkadang lambung saya terasa panas. Bahkan untuk berpuasa ramadhan kemarin, saya hanya bisa memakai obat maag untuk menghindari hal-hal tersebut. Meski tidak terlalu efektif, tapi saya masih bisa menyelesaikan puasa saya. Akhir-akhir ini, lambung saya masih terasa nyeri dan panas. Dan itu terjadi hampir seharian. Meski datangnya tidak setiap jam, tapi saya merasa cukup terganggu karena datangnya selalu tiba-tiba ketika saya sedang beraktivitas dan itu tidak sekali dua kali. Kalau sudah seperti itu, saya langsung berkeringat dingin. Teman saya menyarankan untuk mengonsumsi obat pereda maag/asam lambung. Meski efektif, tapi hal tersebut muncul lagi setelah lebih dari 3jam-an. Kira-kira apa itu dampak dari penggunaan obat maag yang terlalu sering ketika saya sakit atau lainnya dok?

Artikel kesehatan di : http://www.tanyadok.com/konsultasi/bagaimana-cara-mengatasi-nyeri-lambung-yang-muncul-secara-tiba-tiba

Jawaban Dokter :

Sobat ini biasa d sebut GERD, gastroeneritis refluks disorder, infeksi pada lambung perlu waktu u sembuh sehingga penggunaan obat2 an pelindung dinding lambung, pengatur sekresi asam lambung, dan penetral asam lambung perlu d berikan secara , jd tdk perlu khawatir sobat, , sukralfat, ranitidin dan antasida mngkn bs d pertimbangkan