Salam sehat,

Dokter, bagaimana aplikasi yang menggunakan prinsip getaran dan gelombang dalam intrumentasi medis?

Jawaban Dokter :

Halo Sobat,

Wah ini sebenarnya pertanyaan fisika terapan ya. Saya akan coba menjawabnya.

Memang betul ada beberapa instrumen medis yang menggunakan prinsip getaran dan gelombang. Instrumen ini biasanya digunakan untuk diagnostik dan ada juga untuk terapi.

Yang untuk diagnostik misalnya adalah elektrokardiogram, ekokardiogram, USG, bahkan sebenarnya alat sederhana seperti stetoskop itu menggunakan prinsip fisika loh!

Pada dasarnya tubuh kita ada organ yang memproduksi getaran. Getaran ini timbul dari aktivitas listrik, misalnya pada jantung, otot, otak, dan lainnya. Pada gerakan paru dan gerakan katup jantung akan menimbulkan getaran bunyi yang bisa ditangkap oleh stetoskop.

Aktivitas listrik yang disebutkan juga dapat direkam dan ditampilkan dalam gelombang yang tercatat. Ini yang menjadi prinsip elektrokardiogram untuk jantung, elektromiogram pada otot, dan elektroensefalogram pada otak.

Kemudian juga struktur organ tubuh kita dapat dibedakan dengan memantulkan getaran dengan frekuensi tertentu. Hal inilah yang digunakan dalam USG, ekokardiogram, MRI, dan lainnya. Pada USG dan ekokardiogram menggunakan prinsip alat yang menghasilkan getaran bunyi dan kemudian menyentuh struktur tubuh dan dipantulkan kemudian ditangkap kembali oleh reciever di alat tersebut. Gelombang yang ditangkap ini kemudian ditransformasi menjadi sebuah citra yang ditampilkan dalam layar. MRI memiliki prinsip yang sama namun menggunakan gelombang magnetik.

Demikian sedikit penjelasan dari saya, semoga membantu ya.