Dok, anak saya sejak lahir dinyatakan dokter alergi susu sapi. Sejak lahir memang sempat diberi susu formula krn ASI saya yang baru keluar hari ke-3 setelah melahirkan. Waktu diberi susu sapi badannya penuh bintik2 kecil warna merah. Dokter pun menyuruh saya untuk tdk makan makanan laut, telor, kacang2an dan susu sapi selama menyusui. Dokter menyarankan untuk memberikan kembali susu sapi stlh umur 1 thn. Krn saya hrs kembali bekerja maka anak saya diberikan susu formula khusus alergi krn anaknya tdk mau susu formula kedelai. Stlh umurnya 1 thn saya coba kembali diberi susu sapi dan langsung keluar bintik2 merah disekitar mulut dan matanya. Lalu dokter menyarankan untuk mencoba kembali stlh umur 2 th. Setelah umur 2 thn saya coba kembali dan tdk ada bintik merah lagi.

Setelah beberapa bulan anak saya sering batuk pilek tanpa disertai demam hampir setiap bulan 2x pergi kedokter, 2 bln kemudian anak saya batuk, pilek dan sesak nafas setelah diperiksa ternyata asma dan menurut dokter penyebabnya alergi susu sapi krn orang tuanya tdk ada yg asma. Sekarang anak saya sdh tdk mau lagi minum susu karena dia sdh menyukai rasa susu sapi yg lbh enak dibanding susu alergi yg rasanya memang agak pahit.

Sampai umur brpkah alergi anak saya thdp susu sapi berhenti dan bs minum susu sapi lg? Selain itu dia jg alergi sama makanan laut dan telor. Apakah alergi itu akan berlangsung seumur hidup atau apakah ada cara utk menyembuhkan alerginya? Karena anak saya jg susah makan, tdk mau mkn sayur dan makannya jg sedikit sekali ditambah juga tdk mau minum susu saya jadi bingung hrs bagaimana mengatasinya.

Jawaban Dokter :

Dear parents,

Saya mengerti benar kerisauan anda akan kondisi anak anda.

Alergi (apapun itu) masuk dalam keluarga besar atopi, yg terdiri dari rhinitis alergika (sering pilek di pagi hari), dermatitis atopi (kulit sensitif, mudah kemerahan), asma, dan alergi sendiri. Kondisi ini saling berkaitan satu sama lain, kadang ada yg memiliki masalah salah satu saja atau bahkan beberapa.

Pertanyaannya apakah akan seumur hidup?
Beberapa zat iya, namun khusus untuk alergi susu sapi atau makanan, dapat dicoba eliminasi dan challange seperti yg dilakukan pada anak ibu. Yaitu dihilangkan dietnya minimal 6 bulan, dan dicoba lagi. Kalau ibu lihat, pada usia dua tahun dia berespon lebih baik daripada ketika dicoba pd usia 1 tahun. Ia lebih tahan beberapa bulan, walau akhirnya timbul lagi gejala dan harus distop.

Dari segi medis, Yg kita sarankan adalah terapi seperti yg anak ibu jalankan. Tapi harus dilihat secara keseluruhan apakah ada faktor yg terlibat. Karena mungkin bukan hanya makanan saja tapi seperti debu, udara dingin dan lainnya.
Satu hal yg bs membantu adalah test alergi.
Sejauh ini apa yang dilakukan menurut saya sudah cukup baik, dan untuk pemberian makanan lain harus bersabar dan hati2 untuk mencegah reaksi seperti sesak dan lainnya.

Semoga membantu