anak saya 18 bulan belum bisa jalan sendiri…blm jln bu dokter..kayanya keberatan badan…Kala di paoah 1 tgn fiaa maunyaa Jln terus…udaaa pengen jln Kali ya..masalahnya..anak sy Gaa mau nasi…klo d paksa muntah…jd susunya gaaa keitung berapa botol perhari…1 bulan 17 dus @750 gram…moon solusinya bu

Jawaban Dokter :

anak usia 18 bulan, makanan utamanya harus makan padat bu. Tidak boleh diberikan susu berlebihan, karena anak akan tidak mau makan.Â
Anak ibu dapat dikategorikan obesitas. Sebaiknya mulailah memberlakukan pola makan yang benar yaitu: 3x makan besar (nasi/kentang/karbohidrat lainnya) dan 2x snack (buah atau biscuit).
Hindari pemberian cemilan diluar jam makan.
Buah tidak boleh diberikan dalam bentuk jus.Â
Bila anak tidak mau makan nasi boleh jenis karbohidrat lainnya.Â
Makan harus di meja makan tidak boleh sambil lari-larian.
Minum susu maksimal 500 ml/hari.
Bila anak tidak mau makan, TIDAK BOLEH diganti susu. Anak memiliki cadangan dalam badannya, sehingga tidak akan sakit dengan tidak makan 1-2 hari. Bila anak tidak mau makan lalu diberikan susu untuk menggantikan makanannya, otomatis anak akan berpikir bahwa bila tidak makan tenang saja sebentar lagi diberikan susu. Jadi bertahanlah tidak memberikan susu bila anak tidak makan, agar anak mengerti bahwa bila ia tidak makan akan merasa lapar.Â
susu boleh diberikan setelah selang 2 jam sebelum dan sesudah makan.  (tetapi dengan pola makan ini berarti sudah bertemu dengan snack lagi) jadi jumlah susu terbatas hanya 500 ml/hari.
Perbanyak aktivitas, bila perlu ikut kelas bayi agar aktivitasnya terukur.
perbanyak sayur di makanan bayi.Â
Obesitas pada anak selain menyebabkan anak terlambat jalan juga dikhawatirkan akan membebani kakinya, takutnya nanti berubah bentuk seperti bentuk “”O”” atau “”X””