dok sya wanita usia 27 thun. 3 tahun yg lalu saya melakukan aborsi usia kandungan 4 mnggu dan dengan obat gastrul. setelah aborsi saya m3ngalami pndarahn trus dan saya dirawat inap untuk dilakukan kuretase. stelah itu dok saya sangat sering tiba2 mengalami pndarahan smpai sekarag mash serg terjadi. saya sdh konsul k doktr obgyn hasil usg memperlihatkan dinding rahim saya menebal dan ada infeksi pada mukut rahim saya ketika dibuka.. saya sdh menjalani 3x rawat inao untuk dilakukan pembersihan vagina tetapi saya rasa belum ada perubahan dok, saya berobat sdh 2 tahun lbih. dan sampai sekarang saya serg mengalami pndarahan dan kepurihan saya saya rasa tdk keluar tetapi menempel di dalam dok karna ketika saya memasukkan tangan saya keluar gumpalan2 putih seperti agar2 dan berbau dan sangat menyakitkan dok. apa yg harus saya lakukan skarg dok? apakah ini akibat dari tindakan aborai saya? selama 2 tahun lbuh saya sdh jalani 8xpap smear braoa banyak obat teraoi hormon yang saya minum tdk ada pengaruhnya dok. saya sdh sangat putus asa. mohon bantuannya dok.

Jawaban Dokter :

Pagi sobat. Semoga damai menyertai anda, dan memberikan anda pengharapan untuk masa depan yang lebih baik.Â
Saya tidak mencoba menjudge tindakan aborsi anda dari segi moriil, tapi akan menelaahnya secara medis.
sebelumnya kenapa melakukan aborsi ? Apakah ada masalah kesehatan yang menyebabkan anda tidak bisa menjalani keseluruhan proses kehamilan ? Kedua, apakah obat gastrulnya dimasukkan sendiri ke dalam rahim oleh anda ? dan dosisnya berapa banyak ?Â
Tindakan yang anda lakukan berisiko tinggi terhadap kesehatan anda. Karena tangan kita ini kan kotor, bila masuk ke dalam mulut rahim, maka bahaya terjadi infeksi. Belum lagi bila sebelumnya sudah ada penyakit lain di organ kewanitaan anda. Karena itu tindakan aborsi dengan alasan medis harus dilakukan oleh tenaga medis yang berkompeten, yaitu dokter kandungan. Tindakan kuretase pun harus dilakukan langsung untuk mencegah infeksi dan pendarahan akibat sisa jaringan janin yang masih menempel di dinding rahim. Nah para profesional medis ini tidak akan melakukan aborsi bila tidak ada indikasi medis, karena itu melanggar hukum di Indonesia.
setelah dikuret maka anda akan masih mengalami pendarahan, namun hanya sesaat, lebih seperti memstruasi. Setelah itu sebaiknya berpuasa dahulu dari hubungan seks supaya rahim mengalami pemulihan total. Butuh waktu sekitar 3 bulan hingga rahim benar2 pulih dan siap menerima kehamilan lagi.Â
Kemudian menstruasi anda akan kembali normal seharusnya. Pendarahan yang anda ceritakan setelah kuret seperti apa ? Apakah di antara waktu mens ? Atau periode menstruasi anda memanjang ? Bila tidak ada masalah menstruasi mengapa anda memakan obat hormonal ? Coba ceritakan obat apa yang anda makan ?Â
mengenai keputihan, hal itu sebtulnya wajar terjadi bila menjelang datang bulan, vagina akan terasa lebih basah dan becek. Yang normal kejadian ini tidak disertai rasa panas dan bau. Sebaiknya anda mengurangi kebiasaan memasukkan jari tangan ke dalam vagina untuk mengecek keputihan. Hal ini bisa membuat lecet dan menyebabkan infeksi tambahan pada alat kelamin anda.Â
Dan bila anda sudah melakukan pap smear, apakah hasil yang tercantum pada pap smearnya ? Semoga membantu.