Siang dokter, kami mau tanya anak kami umur 2,5 thn. Sebenarnya untuk makanan2 syarat BAB lancar tidak masalah, yang menjadi masalah adalah trauma nya untuk BAB karena disebabkan pernah kesakitan karena feses agak keras dan ada darahnya. Jadi mengakibatkan sering menahan BAB karena ketakutan terulang.
Bagaimana menghilangkan trauma ini dok ? kami kasihan melihatnya, apalagi anak kami selalu minta mau pup tapi pas disuruh BAB, langsung nangis dan ngk mau. Kami kasih.an melihatnya. Saat ini apabila sudah 3-4 hari belum BAB, terpaksa kami memakai mikrolax, itupun anak kami sebenarnya tidak suka pakai obat pencahar. Terima kasih dokter.

Jawaban Dokter :

Malam sobat Aenidea.

Alergi susu sapi umumnya ditandai dengan gejela sistem pencernaan seperti nyeri perut, bunyi perut bertambah, sendawa meningkat, buang gas meningkat, muntah, mual dan diare. Salah satu ciri alergi susu yang adalah kulit sekitar anus atau bokong yang merah ter-iritasi tinja pada kasus alergi yang bersifat lebih asam (pH rendah) dari biasanya. Gejala tersebut muncul sesaat atau beberapa jam setelah konsumsi dan hilang dengan penghentian konsumsi susu (hal ini memastikan bahwa susu sapi adalah pencetus).

Berhubung hal ini umumnya disebabkan oleh ketidak-mampuan tubuh untuk mencerna zat yang terkandung didalam produk susu sapi (laktosa), berganti merk susu sapi tidak akan mempengaruhi – karena pada intinya semua merk menjual susu sapi yang kurang lebih mengandung komposisi yang sama. Silahkan coba konsumsi susu bebas laktosa yang tersedia dipasar dan perhatikan bila gejala tersebut tidak terulang. Untuk informasi yang lebih jelas, silahkan konsultasi ke dokter atau dokter spesialis anak.

Semoga informasi ini membantu, salam sehat.