Saya remaja 17 tahun. Sejak kecil, saya dikenal nakal. Banyak bertingkah dan memiliki perasaan yang naik turun. Ketika usia saya bertambah, saya memiliki kesulitan dalam adaptasi dan perubahan mood yang disertai perubahan sikap yang drastis. Perpindahan dari SD ke SMP, SMP ke SMA, tidak berjalan mulus, saya selalu merasa apa yang saya lakukan saat naik jenjang, hanyalah mengulang dari 0 kembali. Saya juga mengalami kesulitan dalam konsentrasi, misalnya dalam menulis pesan ini. Saya tidak dapat mengingat urutan pikiran yang ingin saya tuangkan, selalu berlompat-lompat sesuai dengan apa yang sedang saya pikirkan. Saya sering mengalami perubahan mood yang ekstrim, bahkan perubahan mood itu dapat mengubah sikap. Misalkan dari yang awalnya optimistis, menjadi pesimistis. Awalnya periang dan baik, menjadi pemurung dan pendiam. Saya seperti memiliki banyak kepribadian sesuai mood saya, dan saya menyadari hal tersebut. Saya selalu memikirkan banyak hal, namun tidak saling terkait. Saya bisa memikirkan politik, pelajaran, pertemanan, ide sastra, ide membuat sesuatu, game virtual, hutang, uang saku dan masih banyak lagi dalam 1 periode berpikir yang tidak terlalu lama (10 menit – 1 jam). Saya mudah terprovokasi akan hal-hal baik, namun dapat segera kehilangan dorongan motivasi dalam sekejap. Jika mood saya baik, saya seringkali bertingkah berlebihan, cenderung aneh dan mengganggu tanpa saya sadari. Namun ketika mood saya jatuh, saya tiba-tiba menjadi pendiam dan banyak berpikir. Dalam pekerjaan, saya hanya bersemangat dalam pekerjaan yang menurut saya nyaman, dan bahkan bisa tidak menghiraukan pekerjaan yang saya anggap tidak nyaman bagi saya. Saya seringkali berpikir mengenai ide-ide di malam hari, namun setiap pagi, selalu melupakan ide itu. Ketika dicatat pun, saya tidak dapat mengingat detil dari ide tersebut. Saya selalu curiga saya mengidap ADHD, namun keraguan saya yang sangat kuat sering menghentikan niat saya, termasuk untuk memeriksa diri. Sebenarnya apa yang terjadi dengan saya? Saya sering merasa depresi akan kebanyakan ide dan keresahan dalam diri saya. Apakah saya memang mengidap ADHD? Atau saya mengalami perkembangan mental yang buruk? Apa yang harus saya lakukan?

Jawaban Dokter :

Kamu sepertinya tidak menderita ADHD melainkan Manik-Depresi. Anda harus berkuat hati pergi ke psikiatri. Ingat, psikiatri itu bukan dokter sakit jiwa loh. Itu persepsi yang salah. Contohnya, saat seorang ibu bingung harus bagaimana memperlakukan anaknya, ia sangat baik bila bertanya pada yang ahli seperti psikiater anak. Nah, saran saya anda harus berkonsultasi pada psikiater, karena mereka memiliki jawaban dan obat yang dapat menyembuhkan keraguan serta perubahan mood yang drastis seperti itu. Coba bayangkan bila kamu bisa sembuh pasti lebih banyak lagi hal-hal yang dapat dicapai tanpa dihalangi oleh rasa pesimis.