Selamat pagi, Dok. Nama saya Ainur, perempuan dan umur 20 tahun. Saya ingin menyampaikan beberapa keluhan tentang pencernaan saya yang akhir-akhir ini bermasalah.

3 hari yang lalu, saya sempat demam di pagi hari meski tidak terlalu tinggi dan diikuti rasa mual, lambung perih dan nyeri pada seluruh bagian perut. Namun gelaja terbeut hilang tanpa saya beri obat 2 jam kemudian. Namun esok harinya hingga hari ini, gejala tersebut hilang, kecuali nyeri pada seluruh bagian perut dan lambung terasa perih hanya saja badan saya terasa lemas. Rasa sakit tersebut frekuensinya muncul setiap 15-30 menit sekali.

Beberapa bulan yang lalu saya juga sempat menunjukkan gejala yang sama dengan hal yang sudah saya sebutkan, namun gejala tersebut diikuti diare yang cukup parah. Dokter meresepkan Novadium dan Novabiotic 500. Sampai obat tersebut habis, saya masih tetap diare meski volumenya tidak se-parah sebelum saya memperoleh obat, lalu mual, nyeri lambung. Lantas saya kembali ke dokter. Pada kunjungan ke-2 ini, dokter mengatakan kalau saya infeksi saluran pencernaan, kemudian dokter meresepkan saya ranitidin, coro-sorb, infatrim forte serta antasida.

Saya sudah mengkonsumsi antasida yang biasa saya konsumsi beberapa hari yang lalu namun tidak menunjukkan kemajuan apapun, bahkan perut saya semakin nyeri. Awalnya saya mengira kalau saya salah makan, namun gejala tersebut tidak berkurang meski saya sudah menghindari makanan pedas, asam atau berlemak. Sejauh ini, saya tidak diare sama sekali, buang air besar juga normal. Namun rasa perih di lambung dan nyeri perut tidak berkurang. Selain itu, berat badan saya menurun drastis dari 55 kg menjadi 45 kg. Ada apa dengan pencernaan saya, dok? Mohon penjelasannya, Dok. Terima kasih.

Jawaban Dokter :

selamat pagi
penurunan berat badan yang drastis ditakutkan ada penyakit kronis. bagaimana frekuensi makan sobat? berapa kali sobat makan setiap harinya?
ada baiknya sobat melakukan general check up d RS terdekat
terimakasihh