selamat sore dok. saya fian (P), usia 20th.
beberapa bulan yg lalu saya ke dokter saraf dg keluhan sering pusing, mudah lupa, sering kebingungan sendiri, dan kepala yg terasa penuh. kemudian saya menjalani beberapa tes yaitu eeg dan ct scan. hasilnya bagus, tidak ada kelainan, hanya saja hasil eeg menunjukkan bahwa frekuensi gelombang otak saya tinggi sehingga memicu terjadinya sakit kepala yg sering. lalu saya disuruh utk tes MMPI. dari tes tsb ada 3 hal yg poinnya lumayan tinggi, yaitu paramenia, hypomania dan schyzophrenia. oleh dokter saraf saya diberi obat depakote dan obat racikan utk sakit kepala.
sudah sebulan ini obatnya habis, dan saya merasa semakin kacau dok. saya tidak bisa mengontrol emosi saya sendiri. dalam sehari saya bisa mengalami lonjakan emosi yg berubah-ubah secara drastis. kalau mood sedang turun, saya merasa tidak ingin melakukan apapun, hanya mengurung diri di kamar dan meratapi nasib, mendengar suara orang lain saja saya malas. tapi saat mood saya naik, tidak tidur seharian pun saya sanggup. dan disela-sela pergantian mood itu biasanya saya merasa ada yg aneh dg kepala saya, kadang pusing, kadang tdk pusing tp sakit saat dipegang, kadang terasa spt ada sesuatu yg menjalar seperti kesemutan. dari banyak artikel yg saya baca di internet kemungkinan saya menderita gangguan bipolar.
nah, apakah benar dok yg saya alami itu adalah gangguan bipolar? lalu apa hubungannya dg gejala yg saya alami pertama kali dulu? mohon bantuannya dok. terima kasih.

Jawaban Dokter :

Malam Sobat,
Gangguan emosi dan mood ada banyak macamnya, tidak hanya bipolar. Untuk menentukan apakah sobat memiliki gangguan, dan memastikan apa jenis gangguan tersebut (jika ada), dokter harus melakukan wawancara langsung dengan Sobat, tidak bisa lewat cerita online saja. Oleh karena itu, sebaiknya Sobat langsung berkonsultasi pada dokter ahli kejiwaan / psikiater. Semoga saran ini dapat membantu Sobat.