Dokter, saya wanita berusia 19 tahun (150cm/48kg) belum menikah dan belum pernah melakukan hubungan seksual.
Dok, saya mempunyai keluhan tentang siklus menstruasi saya yang tidak teratur setiap bulannya, bahkan bisa sampai 4-6 bulan tidak menstruasi.
Terakhir menstruasi sekitar 3 bulan yang lalu, dan bulan ini saya tidak kunjung mens seperti biasanya. Saya sering mengalami keputihan bercak coklat, lalu sehari setelahnya berubah menjadi hitam dan lumayan banyak (tidak ada darah yang keluar) berlangsung sekitar 5-6 hari.

efek dari keputihan itu yang saya keluhkan adalah nyeri di daerah panggul.(membungkuk sedikit saja sudah nyeri, dan cepat lelah) kadang nyeri itu menjalar ke punggung tp tetap saja darah mens tidak keluar seperti yg saya harapkan. Saya tidak memakai kontrasepsi apapun dan sedang tidak menjalani pengobatan dan obat-obatan tertentu.
Riwayat penyakit saya terakhir kali adalah rawat inap dengan penyakit maag kronis, setahun yang lalu. Dan hingga saat ini maag sering kambuh.

Yang ingin saya tanyakan :
1. Normalkah penyakit saya ini? Berbahaya/tidak?
2.Bagaimana cara menangani masalah menstruasi saya yang tidak lancar tsb?
3. Jika saya mempunyai penyakit tertentu,apa nama penyakit itu dan makanan/minuman apa saja yg harus saya makan/saya hindari?
4. Apakah keluhan saya ini berhubungan dgn penyakit saya sebelumnya (maag kronis)

Sekian dari saya dok. Terimakasih.

Jawaban Dokter :

Siang sobat,
Jika Sobat memiliki siklus haid yang sangat tidak teratur dan sudah >90 hari tidak haid, disarankan Sobat berkonsultasi pada dokter kandungan, agar dapat dicari penyebab keluhan tersebut, misalnya ketidakseimbangan hormon. Dokter kandungan dapat meminta pemeriksaan tambahan seperti USG dan pemeriksaan darah di laborarorium, kemudian menentukan penyebab dan memberikan pengobatan.
Gangguan pada menstruasi ini tidak berhubungan dengan penyakit maag, dan umumnya tidak berkaitan dengan makanan. Apa penyakit/ gangguan yang dialami oleh Sobat hanya dapat dipastikan oleh dokter /dokter kandungan yang langsung memeriksa Sobat, sehingga tidak dapat ditentukan di sini.
Untuk sementara waktu, Sobat dapat mencoba obat pereda nyeri yang dijual secara bebas untuk mengurangi nyeri haid, seperti parasetamol atau asam mefenamat. semoga saran ini dapat membantu Sobat.