dok saya ingin tanya. saya wanita belum menikah usia 24 tahun. setiap saya bekerja senin s/d jumat saya selalu mengalami keputihan. terkadang keputihan yg saya alami sampai berwarna kehijauan pekat. apabila saya pulang larut vagina saya mengalami rasa panas seperti terbakar sehingga saya tidak nyaman untuk duduk. namun ketika hari libur sabtu dan minggu saya tidak mengalami keputihan sama sekali. yang ingin saya tanyakan
1. apakah keputihan yg saya alami akibat stress tekanan pekerjaan ? lalu apa solusinya ?
2. apakah dengan cara minum dan membasuhkan rebusan daun sirih 1kali dalam seminggu dianjurkan ?
3. apakah melepas kan celana dalam pada saat tidur baik bagi kesehatan ?
4. apabila saya ke dokter. dokter apa yg harus saya datangi. dokter kandungan atau dokter kulit dan kelamin.
terimakasih.

Jawaban Dokter :

Pagi Sobat,
1. Keputihan biasanya tidak disebabkan oleh stres. Keputihan bisa disebabkan oleh peradangan, infeksi di saluran kemih/ vagina, ataupun ketidakseimbangan bakteri normal dalam vagina. Hal-hal ini dapat diperparah oleh kebiasaan menahan2 kencing, kurang menjaga kebersihan daerah kelamin, ataupun kebiasaan cuci vagina/ douche dengan air sirih atau antiseptik. Bisa saja Sobat mengalami keputihan yang lebih parah pada hari kerja, karena pada saat kerja Sobat tidak leluasa ke kamar mandi (sehingga harus menahan2 kencing), air mencebok kurang bersih, berkeringat sehingga bagian kemaluan menjadi lembab (namun tidak bisa mengganti pakaian dalam), atau lainnya. Sebaiknya periksakan diri Sobat ke dokter agar dapat diketahui penyebab pasti keluhan Sobat dan dapat diobati dengan semestinya. Pemeriksaan oleh dokter dapat berupa wawancara, pemeriksaan fisik, dan jika diperlukan dapat diminta pemeriksaan laboratorium (misalnya pemeriksaan kencing). Obat yang diberikan oleh dokter dapat berupa obat yang diminum ataupun obat lokal (berbentuk kapsul yang dimasukkan ke dalam vagina malam hari sebelum tidur, kapsul akan lumer sendiri). Pastikan Sobat mengkonsumsi obat yang diberikan oleh dokter sesuai instruksi /sampai tuntas.
2. Membasuh vagina bagian dalam dengan air sirih atau zat lainnya, tidak dianjurkan dan bisa memperparah infeksi/ keputihan. Mencuci vagina bagian dalam akan membunuh bakteri baik yang secara normal berada dalam vagina, sehingga bakteri jahat penyebab penyakit dapat bertumbuh makin subur.
3. Hingga saat ini, belum ada bukti secara medis, apakah melepas celana dalam itu menguntungkan / merugikan bagi kesehatan. terserah bagi Sobat ingin melakukannya atau tidak.
4. Kedua spesialis tersebut (kandungan dan kulit kelamin) memiliki kompetensi untuk mengobati keputihan, sehingga terserah bagi Sobat ingin berobat ke dokter yang mana.
semoga saran ini dapat membantu Sobat.