Jawaban Dokter :

Siang Sobat,
Jika Sobat dan pasangan belum bisa memiliki anak selama 12 bulan atau lebih walapun tidak memakai kontrasepsi, hal ini baru disebut infertilitas (ketidaksuburan). Infertilitas ini dapat disebabkan karena faktor pria (misalnya jumlah sperma sedikit, bentuk sel sperma abnormal, dll), faktor wanita (misalnya saluran indung telur tersumbat, dll), atau gabungan keduanya.Â
Jika Sobat belum memeriksakan diri ke dokter mengenai kesuburan (misalnya dokter kandungan ahli fertilitas/ kesuburan),  salah satu saran sederhana yang dianjurkan adalah dengan mempersering frekuensi hubungan intim (beberapa kali seminggu), dan Sobat dapat pula memperkirakan secara kasar kapan masa subur Sobat dengan melihat kondisi lendir vagina Sobat. Hal ini disebut dengan metode ovulasi Billing. Asalnya metode ini digunakan untuk mengetahui kapan masa subur, sehingga hubungan intim dihindari pada masa itu (kontrasepsi), namun sebaliknya juga dapat digunakan oleh pasangan yang ingin hamil (saat diketahui subur maka sengaja melakukan hubungan intim di masa itu). Kondisi lendir vagina berubah mengikuti irama hormon tubuh wanita, dan lendir vagina pada masa subur memiliki ciri-ciri, encer, tipis / tidak kental (jika dipegang di antara jari tangan dan direnggangkan, lendir tidak dapat mulur), dan bening.  Catat kondisi lendir vagina Sobat setiap hari (kering/ kental/ encer/ sedang mens). Sobat dapat mengetahui kondisi lendir vagina setiap hari dengan meraba liang vagina, disarankan Sobat berpuasa hubungan intim terlebih dahulu selama sebulan, sehingga Sobat dapat mengetahui dengan pasti bagaimana kondisi / perubahan siklus lendir vagina Sobat (jika berhubungan intim, lendir vagina dapat terpengaruh oleh cairan mani). Baru setelah Sobat mengetahui pasti kondisi lendir vagina Sobat, di bulan berikutnya saat Sobat menemukan lendir yang menandakan masa subur, Sobat melakukan hubungan intim. Kondisi lendir sebagaimana yang disebutkan di atas (pada masa subur) umumnya terjadi pada pertengahan siklus haid (misalnya jika siklus haid 28 hari, biasanya masa subur berada di hari ke 13,14, atau 15). Jika hal ini sulit/ tidak berhasil dilakukan, sebaiknya Sobat berkonsultasi ke dokter yang berkompeten (misalnya dokter kandungan yang ahli dalam bidang kesuburan/ fertilitas), sehingga Sobat bisa mendapatkan bantuan yang lebih mendalam, misalnya tes untuk mengevaluasi kondisi reproduksi Sobat dan pasangan Sobat (analisa sperma, histerosalpingografi/HSG, USG), tes yang lebih mutakhir untuk mengetahui kapan masa subur,  atau teknologi reproduksi lainnya. 
Semoga saran ini dapat membantu Sobat.