Suami saya 47th, hampir setahun muncul benjolan di leher sebelah kanan yg semakin lama semakin membesar, tidak sakit jika ditekan, tp sering nyeri di sekitar benjolan disertai dg pusing berat. Satu bulan yg lalu suami terserang thypus, bronkitis, dn terakhir radang pita suara yang sampai hari ini belum sembuh. Kedatangan terakhir ke dokter kemarin, dokter menganjurkan untuk biopsi dan teropong, tetapi saya masih takut dg berbagai informasi miring tentang biopsi. Yang saya tanyakan, apa saja efek positif dn negatif biopsi bagi penderita? Terimakasih, Dok.

Jawaban Dokter :

Malam Sobat,
Efek positif dari biopsi adalah mengetahui penyebab pasti keluhan yang dialami oleh suami Sobat, apakah sekadar peradangan, infeksi, atau hal lainnya. Mengetahui penyebab pasti / diagnosis yang tepat sangatlah penting, karena hanya dengan diagnosis yang tepat lah, maka bisa diberikan pengobatan penyakit yang tepat untuk kesembuhan penyakit. Efek negatif biopsi adalah tidak ada, jika ada pun hanya berupa rasa nyeri/ luka kecil di tempat biopsi yang akan sembuh dalam beberapa hari. Informasi miring yang beredar di masyarakat soal biopsi, seperti membuat kondisi kesehatan memburuk, tumor lebih cepat menyebar, dll adalah mitos belaka. Biopsi tidak menyebabkan tumor (jika ada) bertambah luas/ menyebar, namun disebabkan karena umumnya penderita tumor umumnya baru datang setelah penyakit sudah mencapai tahap yang cukup berat, sehingga tumor memang sudah menyebar. Dari cerita Sobat, masalah yang menjadi perhatian dokter yang memeriksa suami Sobat adalah suara serak (yang mungkin dianggap radang pita suara) yang tidak sembuh-sembuh. Suara serak, jika memang disebabkan oleh radang/ infeksi, setelah diberikan antibiotik atau pengobatan lain, seharusnya membaik dalam waktu 2 minggu. Jika sudah lebih dari 2 minggu tidak membaik juga, maka dokter harus memikirkan adanya penyebab lain, misalnya gangguan saraf pita suara, atau adanya benjolan/ tumor pada pita suara. Benjolan di leher pun bisa disebabkan oleh banyak hal, antara lain peradangan pada kelenjar getah bening, ataupun penyebaran dari tumor. Oleh karena itu,  tindakan dokter yang memeriksa suami Sobat sudah tepat, yaitu meneropong ke dalam tenggorokan untuk memastikan kondisi pita suara suami Sobat (misalnya melihat apakah gerakan pita suara normal, apakah ada benjolan/ pembengkakan di pita suara dan sekitarnya), dan melakukan biopsi pada benjolan di leher untuk memastikan apakah benjolan tersebut hanya peradangan atau terdapat penyebab lain. Semoga saran ini dapat membantu Sobat.