Mohon meet doctor mau menjawab pertanyaan saya, tiga hari yang lalu saya berpuasa, kemudian saya berbuka seperti biasa. namun tiba2 badan saya gak enak saat mulai waktu tidur , sendi2 terasa pegal dan ngilu. badan saya kedinginan sampai menggigil. dini harinya suhu badan saya panas cukup tinggi, kepala saya berdenyut kencang, kemudian saya ke dokter. saya di beri paracetamol, antibiotik, sama vitamin. setelah saya minum saya tidur sampe pagi, namun di pagi hari memang panasnya turun sejenak namun kepala saya tambah berdenyut kencang dan saya limbung. perut saya sakit sekali setiap di masukan makanan dan minuman, selalu terasa mules dan buang air besar dalam bentuk cair sedikit tapi frekuensinya sering. keesokan harinya saya kembali ke dokter, saya di beri obat maag, mual, dan antibiotiknya diganti serta vitaminnya ga boleh diminum katanya. setelah itu saya memang merasa cukup sehat namun tangan saya serasa gemetar dan lemah, kurang bertenaga seperti biasa. seperti lemas. apakah itu karena asam lambung? apa yang harus saya lakukian dok?

Jawaban Dokter :

Malam Sobat,
Demam dan nyeri perut dapat disebabkan oleh banyak hal, antara lain keracunan makanan, infeksi (baik oleh bakteri atau virus yang beraneka ragam), ataupun peradangan, jadi belum tentu akibat asam lambung. Antibiotik yang diberikan bertujuan untuk mengobati infeksi bakteri. Jika keluhan Sobat membaik setelah diberikan obat tersebut, maka kemungkinan keluhan diare, sakit perut, dan demam yang dialami Sobat disebabkan oleh infeksi saluran cerna oleh bakteri. Infeksi bakteri yang tidak parah pada saluran cerna umumnya akan sembuh total dalam 1-2 minggu, sementara itu Sobat dianjurkan menjaga pola makan (menghindari makanan pedas/asam), menjaga kebersihan makanan/minuman, menerapkan pola mencuci tangan yang baik (cuci tangan sebelum/sesudah makan, sebelum/sesudah ke toilet/buang air, sebelum/sesudah memasak), minum dalam jumlah cukup (minimal 8 gelas/hari), dan istirahat yang cukup. Semoga saran ini dapat membantu Sobat.