Dok saya laki-laki umur 23 tahun, sudah 6 bulan ini perut saya nyeri sampai tembus ke belakang, saya sudah periksa darah dengan hasil : -HB : 16.5 – Leukosit : 11.700 – Trombosit : 277.000 – Hematokrit : 48.3 -Glukosa puasa : 102 – Glukosa 2 jam : 124 – Ureum : 13 – Kreatinin : 1.0 – Asam urat : 5.4 Untuk urine epitel nya positif tapi tidak ada angkanya dok.. Saya juga sudah periksa faal hati dan usg abdomen hasilnya normal dok… Yang mau saya tanyakan : 1. Saya lihat di hasilnya leukosit saya nilainya sedikit di atas normal, berbahayakah?l 2. Epitel saya positif tapi rasakan ada angkanya, berbahayakah? 3. Apakah nilai kreatinin 1.0 itu normal jika disesuaikan dengan umur saya? Saya sudah sering konsultasi ke dokter tapi selalu dijawab tidak ada yang berbahaya, tapi sakit dan nyeri nya sangat menyiksa dok.. Apa yang sebenarnya saya alami dan tes apa yang lagi yang saya harus lakukan untuk mengetahui penyebab nya.. Mohon bantuannya dok…

Jawaban Dokter :

malam Sobat,
Penyebab nyeri perut seperti yang dialami Sobat ada berbagai macam, antara lain lambung (maag), batu saluran kemih, divertikulum usus, pengaruh stress/ psikologis, dll. Hasil lab Sobat masih tergolong normal, leukosit/ sel darah putih yang sedikit meningkat bisa disebabkan karena kurang minum/dehidrasi ataupun penyebab non-penyakit lainnya. Hasil kreatinin untuk pria yang normal adalah <1,5 dan dalam urin memang akan selalu ditemukan sel epitel, sehingga hasil tersebut memang normal.
Jika Sobat masih mengalami keluhan tersebut, sebaiknya periksakan diri Sobat kembali ke dokter. Dokter akan melakukan wawancara (menanyakan detail gejala) dan pemeriksaan fisik untuk menentukan karakteristik nyeri serta memperkirakan organ penyebab keluhan, misalnya nyeri perut yang dipicu oleh makanan pedaas/asam, terlambat makan, atau stres dan disertai nyeri tekan pada ulu hati dapat menandakan penyakit lambung (maag). Jika penyebab keluhan masih belum jelas dari pemeriksaan awal, dokter dapat meminta pemeriksaan tambahan, seperti laboratorium (yg sudah dilakukan Sobat) dan pencitraan (misalnya USG/ultrasound, dll). Semoga saran ini dapat membantu Sobat