Apa yang Anda lihat saat memasuki sebuah rumah? Desainnya? Arsitekturnya? Atau warnanya? Tidak dapat dipungkiri, warna merupakan salah satu komponen utama dari sebuah rumah. Banyak orang tidak menyadari bahwa warna juga membawa pengaruh bagi tata ruang secara keseluruhan dan membuat suatu rumah menjadi lebih menarik.

Lebih dalam lagi, ternyata warna rumah pun berpengaruh terhadap kejiwaan penghuni rumah. Banyak penelitian telah membuktikan bahwa pemilihan warna rumah yang tepat mampu memberikan beberapa efek yang baik bagi penghuninya, entah itu menstimulasi atau menenteramkan, sesuai dengan warna yang ada. Intinya, warna dapat memberikan pengaruh terhadap kesehatan fisik maupun mental penghuni.   EFEK WARNA BAGI KESEHATAN Saat ini, para ahli menyadari kalau terapi warna pun merupakan terapi untuk kesehatan yang layak diperhitungkan. Karena itu, sekarang warna dinding rumah sakit dan klinik kesehatan, yang sudah tidak didominasi warna putih lagi. Rumah sakit sekarang lebih memilih warna hijau atau biru yang memberikan efek menenangkan bagi pasiennya. Setiap warna memiliki karakterisik masing-masing. Sesuai dengan karakteristiknya, begitu pula fungsi dari masing-masing warna. Berikut ini karakterisik warna beserta fungsinya.
  • Merah, warna ini dapat meningkatkan metabolisme tubuh sehingga menstimulasi seseorang sehingga lebih aktif bekerja. Di sisi lain, warna ini pun mempengaruhi emosi seseorang. Emosi mereka lebih mudah terpancing, sehingga lebih mudah marah.
  • Jingga, berhubungan dengan kegembiraan dan keceriaan. Warna ini cocok digunakan untuk mengatasi rasa depresi.
  • Kuning, dapat menstimulasi konsentrasi.
  • Hijau, merupakan warna yang alami dan menunjukan kemurnian dan harmoni.  Warna hijau menggambarkan suasana alam, menyejukkan saraf, menyegarkan mata dan memberikan efek ketenangan dan kesembuhan.
  • Biru, merupakan warna yang menenangkan.
  • Ungu, warna yang sering digunakan untuk meningkatkan kepercayaan diri dan mengurangi rasa ketidakberdayaan.
  • Hitam/abu-abu, warna yang seringkali digunakan untuk menekan nafsu makan.
  MEMILIH WARNA YANG TEPAT UNTUK RUANGAN RUMAH Tentunya ada kriteria tertentu yang dapat dipakai sebagai bahan acuan untuk memilih warna bagi ruangan rumah Anda. Berikut beberapa kriteria yang dapat dipakai. 1. Jenis kegiatan utama yang berlangsung pada ruangan tersebut. Pemilihan warna tentunya harus disesuaikan dengan kebutuhan dan fungsi masing-masing ruang. Warna dingin gradasi hijau dan biru menciptakan efek menenangkan pada ruang kerja, ruang membaca, atau kamar tidur, sesuai untuk penghuni aktif yang perlu “didinginkan”. Di sisi lain, warna cerah gradasi kuning, oranye, dan merah menstimulasi dan cocok digunakan untuk ruang keluarga, ruang bermain, ruang tamu, dapur, dan teras, sesuai untuk penghuni pasif yang perlu “dirangsang”. Warna ungu yang bersifat menenangkan dapat menstimulasi penyembuhan emosional penghuni rumah, yang bisa digunakan pada ruang keluarga. Selain itu, warna-warna bumi seperti hijau daun, coklat tanah, merah bata, abu-abu pasir atau batu, juga banyak dipakai untuk menciptakan suasana yang mendekati alam. Suasana alam tersebut diharapkan menghilangkan stress si penghuni, terutama bagi mereka yang tinggal di kota metropolitan dan sangat sedikit nuansa alam di tengah kota.   2. Kepribadian dan karakter pemakai ruangan tersebut. Perpaduan warna-warni yang sesuai kepribadian penghuni mampu meningkatkan energi, kenyamanan dan kualitas kesehatan mental dan fisik penghuni. Bagi warga metropolitan yang setiap hari terjebak kemacetan dan tekanan pekerjaan, kehadiran warna begitu dibutuhkan untuk menghilangkan stres, depresi, frustrasi dan ketegangan di rumah. Selain itu, siapa yang menggunakan ruang tersebut, berapa usia rata-rata pengguna, dan bagaimana karakter umum masing- masing anggota keluarga menentukan proses pemilihan warna. Sebagai contoh, kamar tidur utama orangtua, ruang kerja atau ruang tamu dapat memilih warna lembut dan dingin, sedangkan kamar tidur anak-anak, ruang bermain dan belajar, memanfaatkan warna terang yang cerah ceria. Untuk ruang keluarga, ruang makan, dan dapur merupakan perpaduan warna lembut dan hangat atau dapat pula memakai warna-warna bumi yang lebih netral.   3. Efek sumber cahaya alami maupun buatan terhadap tampilan warna pun perlu dipertimbangkan. Sinar matahari (warna-warni) atau sinar lampu (putih/kuning) terhadap warna akan menghasilkan efek warna yang berbeda-beda, pada pagi, siang, sore atau malam hari. Warna yang dipilih pun akan mempengaruhi kesan luas ruangan. Warna gelap akan membuat ruang terasa terbatas cenderung menyempit. Sebaliknya warna terang memberi kesan lebih luas.   SPESIFIKASI PEMAKAIAN WARNA Masih bingung menetapkan warna apa yang tepat untuk ruangan di rumah Anda? Berikut beberapa contoh perpaduan warna yang bisa Anda terapkan untuk rumah Anda.
  • Warna oranye pada lantai, dinding dan perabotan, berpadu putih pada plafon, kusen pintu dan jendela, akan menghadirkan suasana senja. Suasana ini identik dengan kedamaian dan kesunyian yang memberikan efek menenangkan pada ruang keluarga atau kamar mandi.
  • Warna gradasi hijau sering digunakan untuk memperkuat kesan segar dan alami di dalam rumah, terutama pada ruang tamu, ruang makan atau teras belakang. Hal ini dapat diperkuat dengan penataan taman depan dan atau taman belakang dengan aneka tanaman bunga berwarna senada. Peletakkan pot-pot tanaman pun dapat memperkuat kesan tersebut.
  • Pemakaian warna merah, oranye, dan coklat pada ruang tamu, ruang kerja atau ruang keluarga, dapatmenciptakan kesan romantis, eksotik, dan misterius. Pajangan bingkai foto keluarga atau momen istimewa lainnya, lukisan, dan tanda penghargaan pada dinding ruang tersebut akan mempertegas warna-warni kenangan perjalanan hidup penghuni rumah.
  • Perpaduan warna ceria merah, oranye, dan kuning, serta diselingi putih akan menghangatkan ruang dapur bersih (pantry) yang menyatu dengan ruang makan dan “mengundang” penghuni datang menyantap makanan bersama keluarga.
  • Pemilihan gradasi warna coklat tanah pada ruang tamu dan ruang keluarga, dengan warna gelap untuk lantai (simbol tanah/bumi), warna sedang pada dinding dan perabotan kursi, meja, dan lemari (simbol pepohonan, bukit, pegunungan), serta warna terang plafon (simbol langit) merupakan upaya menghadirkan dunia luar ke dalam rumah.Suasana alam yang tenang dan nyaman tersebut mampu menghilangkan stres.
  • Penggunaan warna lavender (ungu muda) pada kamar tidur dapat membantu si penghuni untuk memperoleh tidur malam yang nyenyak.
  • Pemakaian warna jingga dapat membantu melancarkan interaksi sosial. Dalam sebuah studi yang dilakukan oleh sebuah perusahaan desain interior di New York, orang - orang lebih bersemangat di lingkungan berwarna jingga dibandingkan pada lingkungan berwarna merah atau biru.
  • Penampilan warna biru membuat pekerja lebih produktif, disiplin dan tenang dibanding yang bekerja di ruang warna - warna lainnya. Sangatlah cocok jika warna biru digunakan untuk ruang kerja Anda.
Siap untuk mewarnai rumah Anda? Selamat berkreasi dengan warna-warni! SUMBER :