Kulit yang mulus dan bersih tentu merupakan dambaan bagi semua orang terutama kaum hawa, tapi bagaimana kalau muncul bercak coklat pada tubuh kita apalagi kalau di wajah??? Tentu ini menimbulkan rasa kurang percaya diri pada wanita. Tapi bagaimana menyikapi bercak coklat atau yang lebih dikenal dengan tahi lalat ini? Perlu ga sih untuk dibuang ??? Apa itu tahi lalat ? Tahi lalat atau dalam bahasa kedokteran disebut nevus pigmentosus adalah bercak berwarna yang terdapat pada lapisan terluar daripada kulit (epidermis). Bentuk tahi lalat dapat bermacam-macam, mulai dari bulat, oval, datar ataupun menonjol. Tahi lalat dapat muncul sendiri atau berkelompok dan dapat muncul di semua bagian tubuh manusia. Warnanya biasanya coklat, tetapi sebenarnya dapat bervariasi mulai dari merah muda, kuning, biru tua bahkan hitam. Tahi lalat dapat disertai dengan rambut ataupun tidak. Tahi lalat harus dibedakan dengan flek-flek hitam pada wajah akibat pigmen yang terbentuk dari hasil sengatan sinar matahari pada kulit. Pada flek-flek hitam biasanya bentuknya kecil-kecil dan warnanya samar serta hanya berada pada area wajah saja. Apakah normal bila memiliki tahi lalat ? Setiap orang pasti memiliki tahi lalat, jadi sah-sah saja bila anda memiliki satu atau lebih tahi lalat. Biasanya tahi lalat mulai bermunculan hingga usia 20 tahun lalu berhenti, dan diawali dengan titik hitam, biasanya ukuran dan warna tahi lalat tetap, akan tetapi perubahan hormon terutama saat pubertas dan kehamilan dapat membuat ukuran tahi lalat membesar dan warnanya semakin hitam. Tahi lalat biasanya bertahan hingga 50 tahun untuk kemudian menghilang. Ada beberapa tahi lalat yang menghilang sempurna, tetapi ada pula yang menetap. Kadang-kadang dijumpai pula tahi lalat yang semakin menggembung sehingga tampak di permukaan kulit, tapi kemudian akan menghilang juga. ± 1-3 % bayi yang lahir memiliki tahi lalat dan ini biasanya disebut kongenital nevi. Apa saja jenis tahi lalat yang ada ? Ada berbagai tipe tahi lalat, secara garis besar dapat dibagi menjadi 5 macam ;
  1. Tipe junctional yaitu tahi lalat yang biasanya berwarna coklat, tumbuh mendatar atau sedikit menimbul di permukaan kulit.
  2. Tipe compound yaitu tahi lalat yang sedikit menimbul di permukaan kulit, warnanya bervariasi mulai dari warna terang hingga coklat tua, dan memiliki sel pembentuk pigmen (melanosit) di lapisan atas (epidermis) ataupun lapian bawah kulit (dermis)
  3. Tipe dermal yaitu tahi lalat yang terletak pada lapisan bawah kulit (dermis) yang warnanya bervariasi dari warna kulit hingga coklat tua, menonjol di permukaan kulit, biasanya terdapat di tubuh bagian atas (badan, lengan, leher dan kepala). Dan mungkin terdapat rambut.
  4. Tipe sebaseous yaitu tahi lalat yang terbentuk dari aktivitas kelenjar minyak kulit yang berlebihan, biasanya berwarna kuning dan teksturnya kasar.
  5. Tipe biru yaitu tahi lalat yang sedikit menonjol, warna berasal dari pigment di dalam kulit (biasanya biru) dan sering terdapat pada kepala, leher dan lengan atas seorang wanita.
Bahaya ga sih kalau memiliki tahi lalat ? Tahi lalat sebenarnya tergolong tumor jinak tetapi tidak membahayakan bagi kesehatan. Tetapi karena berbagai sebab dapat berubah menjadi ganas terutama tahi lalat yang sudah ada sejak lahir ( kongenital nevi ) lebih berpotensi menjadi ganas dibanding tahi lalat yang baru muncul kemudian. Apa yang dapat menyebabkan tahi lalat berkembang jadi ganas ? Suatu kekeliruan jika menganggap suatu tumor ganas kulit dalam hal ini melanoma maligna diawali oleh adanya tahi lalat. Tumor ganas dapat timbul secara primer atau secara sekunder yaitu merupakan penyebaran dari tumor ganas pada jaringan atau organ dalam lainnya. Bila penyebab tumor ganas kulit adalah primer maka ada 2 faktor yang memegang peranan penting dalam perubahan menjadi ganas yaitu :
  1. Faktor luar meliputi : - iritasi berulang pada tahi lalat - virus dengan inti RNA yang menimbulkan perubahan pada DNA sel sehingga jadi ganas - sinar ultraviolet khususnya U.V.B dari sinar matahari yang merangsang pertumbuhan tumor ganas
  2. Faktor dalam meliputi : - genetik misalnya adanya penyakit xeroderma pigmentosum atau sindrome werner membuat seseorang lebih rentan untuk menderita tumor ganas kulit. - imunologik - ras dimana kulit putih lebih beresiko terkena tumor ganas dibanding kulit hitam
Siapa saja yang dapat terkena tumor ganas ini ? Melanoma maligna dapat menyerang siapa saja baik laki-laki maupun perempuan tetapi paling sering pada umur 30 - 60 tahun dan jarang pada anak-anak. Melanoma maligna sering dijumpai pada daerah badan, kepala / leher, lengan dan tangan serta kuku. Pada wanita lebih sering di tungkai bawah. Perlu diketahui bahwa kehamilan tidak mempengaruhi melanoma maligna. Apa tanda-tanda tahi lalat menjadi tumor ganas ? Kita sebaiknya dapat mendeteksi secara dini melanoma maligna, karena hal ini sangat berpengaruh pada kesuksesan terapi dan kesembuhan dari penderita. Anda mulai dapat mencurigai adanya keganasan bila ditemui :
  1. rasa gatal ataupun nyeri pada tahi lalat
  2. perubahan warna ( menjadi lebih gelap, pucat atau terang ) pada tahi lalat yang tidak merata
  3. ukurannya membesar
  4. pelebarannya tidak merata ke samping
  5. permukaan tidak rata
  6. adanya luka atau trauma
  7. tahi lalat sering berdarah walaupun hanya karena trauma ringan
  8. adanya ulkus atau infeksi pada tahi lalat yang sukar sembuh
  9. tahi lalat pada daerah seperti di pangkal kuku, sekitar anus, vulva vagina, langit-langit lidah, rongga hidung, dan gusi
Kapan sebaiknya tahi lalat diangkat ? Alasan paling utama untuk mengangkat tahi lalat adalah apabila telah ditemukan tanda-tanda klinis dan uji laboratorium yang membuktikan bahwa telah terjadi perubahan keganasan dari tahi lalat. Tetapi bila tahi lalat tersebut mengganggu anda secara kosmetik tentu dapat menjadi alasan bagi anda untuk mengangkatnya. Bagaimana mencegah keganasan tumor kulit ini? Banyak langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah kaganasan kulit. Salah satu langkah yang paling mudah adalah menghindari sengatan sinar matahari secara langsung terutama pada saat siang hari. Anda dapat menggunakan sunscreen atau sun blok untuk melindungi kulit anda dan payung untuk menghindari sengatan secara langsung. Hindari pula iritasi berulang pada tahi lalat yang ada dan pola hidup sehat untuk meningkatkan daya tahan tubuh anda adalah cara termurah untuk mencegah keganasan. Sumber pustaka : Bagian Ilmu penyakit kulit dan kelamin FKUI.2000.ilmu penyakit kulit dan kelamin 3rd edition.jakarta. www.answer.com www.skincancer.dermis.net www.webster-online-dictionary.org