Pernah mendengar ungkapan "you are what you eat"? Ungkapan ini bisa diterapkan juga terhadap kulit kita. Berbagai jenis makanan dapat membatu membuat kulit kita menjadi lebih sehat, namun juga sebaliknya. Oleh karena itu pandai-pandailah mengenali jenis kulit anda dan sesuaikan makanan yang baik untuk anda. Setiap orang mempunyai jenis kulit yang berbeda. Menurut Baumann Skin Typing System Score, jenis kulit dapat dibagi ke dalam 4 parameter utama,yaitu:
  1. Oily versus dry (O/D): berminyak atau kering
  2. Sensitive versus resistant (S/R): sensitive atau resisten
  3. Pigmented versus nonpigmented (P/N): dengan pigmentasi tambahan atau tidak
  4. Wrinkled versus tight (W/T): kerut atau kencang
Pada kaum vegetarian didapatkan nilai kolesterol yang lebih rendah secara signifikan bila dibandingkan dengan yang non-vegetarian, begitu pula dengan rendahnya risiko untuk penyakit jantung koroner. Namun ternyata kulit kering lebih banyak ditemukan pada kaum vegetarian dibandingkan dengan yang non-vegetarian. Hal ini disebabkan karena kolesterol merupakan zat penting untuk memelihara keseimbangan oily-dry. Makanan yang kaya omega-3 (seperti rumput laut, ikan,minyak ikan) lebih direkomendasikan untuk anda yang vegetarian atau anda dengan jenis kulit kering agar keseimbangan oily-dry tetap terjaga. Sedangkan untuk anda dengan jenis kulit berminyak, lebih disarankan untuk mengkonsumsi makanan yang kaya vitamin A (misalnya wortel, kuning telur, mangga, bayam, semangka, belewah, hati, sweet potatoes, aprikot yang sudah dikeringkan) karena menurut studi yang sudah dilakukan didapatkan bahwa kadar vitamin A yang tinggi dapat dihubungkan dengan rendahnya kadar lemak . Untuk kulit yang mengalami peradangan (seperti jerawat) mengkonsumsi sayuran, minyak ikan, dan makanan yang kaya asam lemak tak jenuh jamak (seperti tuna, ikan kod, sarden, kerang, minyak kedelai, sayuran berdaun) lebih disarankan karena dapat menghambat lemak yang menjadi mediator proses radang. Untuk jenis kulit berminyak, sensitif, tidak memiliki pigmentasi tambahan atau bercak noda di kulit,dan berkerut (OSNW Skin Type) juga lebih disarankan mengkonsumsi makanan yang kaya vitamin A. Hal ini disebabkan karena mereka memiliki risiko yang lebih tinggi terhadap kanker kulit non-melanoma. Selain itu, disarankan juga untuk mengkonsumsi makanan yang dapat mengurangi proses peradangan seperti yang sudah disebutkan di atas karena dapat mengurangi risiko pengeriputan dan kanker kulit. Beberapa makanan yang dijual dipasaran juga ada yang difortifikasi dengan vitamin A, misalnya susu, margarin, oats, sereal. Makanan yang mengandung karotenoid (yang nantinya akan diubah tubuh menjadi vitamin A) terbukti dapat membantu melawan aktivitas kanker kulit. Dua macam jenis karotenoid dengan efek protektif paling baik yaitu likopen (banyak ditemukan pada tomat) dan lutein (didapat terutama dari bayam, brokoli dan kale). Buah-buahan, sayur-sayuran, dan teh hijau juga direkomendasikan bagi jenis kulit OSNW ini sebagai makanan yang kaya dengan antioksidan yang dapat mengurangi produksi radikal bebas dan membantu dalam pemeliharaan keremajaan kulit sehingga lebih awet muda. Untuk anda yang memiliki bercak hitam di kulit seperti melasma atau bercak karena paparan sinar matahari kronis, ekstrak buah pomegranate dan biji anggur sangat cocok untuk anda. Vitamin C dan E dilaporkan dapat menekan pigmentasi kulit. Namun beberapa penelitian didapatkan hasil bahwa ekstrak buah delima dan biji anggur inilah yang mambantu menekan proses pigmentasi kulit dan mencerahkan kulit, bukan vitamin C itu sendiri. Selain itu pycnogenol (ekstrak kulit pohon cemara yang sudah terstandarisasi) juga cocok dikonsumsi dengan anda yang memiliki bercak karena terbukti secara signifikan mengurangi melasma. Untuk anda dengan kulit berkeriput, kacang kedelai dan turunannya 40 mg per hari dapat mengurangi keriput . Anda yang sering mengkonsumsi sayuran (terutama sayuran berwarna hijau, bayam, asparagus, bawang putih, bawang Bombay, seledri, terong), minyak zaitun, makanan yang mengandung lemak monounsaturated (seperti sereal, oatmeal, sesame oil, minyak zaitun, canola oil)  menampakan kerutan yang lebih sedikit. Kurangi mengkonsumsi  susu dan turunannya (seperti butter, margarin), daging merah dan makanan produk dari gula sehingga kesehatan dalam tubuh terjaga dan begitu pula dengan kesehatan kulit anda. Jadi sesuaikan makanan Anda dengan jenis kulit Anda. Selamat mencoba! Sumber referensi: Baumann L. Cosmetic Dermatology. 2nd ed. Mc Graw Hill. 2009. pp 50-52.