Siapa sih yang tidak tahu tentang sakit maag atau dalam dunia kedokteran disebut dengan dyspepsia. Saat ini telah ditawarkan berbagai jenis obat lambung untuk mengatasi sakit maag dengan berbagai jenis sediaan. Lalu mana sih yang terbaik untuk mengatasi sakit maag dan aman bagi anda ?

Ada berapa jenis obat sakit maag?

Maag_01_(ver_02)_rev_02Sebenarnya obat maag bukanlah obat lambung yang menyembuhkan, tetapi hanya mengurangi gejala maag yang menganggu aktivitas harian Anda. Ada 5 jenis obat untuk sakit maag yaitu :

1. Antacid

Anda dapat melihat pada label isi obat tertulis salah satu atau kombinasi dari Aluminium Hydroxide, Calcium Carbonate, dan Magnesium Salts. Obat ini bekerja dengan menetralisir asam lambung Anda. Obat paling baik bila Anda minum 1-3 jam setelah makan dan sebelum tidur, dan sebaiknya diminum hanya saat timbul gejala. Bila anda mengkonsumsi obat-obatan lain, maka sebaiknya jeda antar satu obat dengan antacid adalah minimal 2 jam. Efek samping yang mungkin timbul adalah rasa tidak enak, kembung, konstipasi, diare. Obat ini kurang dianjurkan bila Anda memiliki penyakit gagal jantung, gagal ginjal kronis, sirosis dan edema. Satu hal yang penting adalah obat ini aman bagi ibu hamil.

2. Cytoprotective agents

Dalam label isi obat, tertulis sucralfate dan sediaannya sirup atau tablet effervescent. Obat ini bekerja dengan membentuk lapisan pelindung pada dinding lambung. Biasanya obat ini digunakan bila telah timbul ulkus pada lambung Anda atau anda sedang menjalani radioterapi atau kemoterapi. Bila untuk mengatasi gejala maka diminum 4 kali sehari dan bila hanya untuk pemeliharaan maka cukup diminum 1 kali saja. Efek samping yang mungkin muncul adalah konstipasi, sakit kepala, mula, mulut kering, muntah, urtikaria dan pusing. Bila diminum dengan obat lain,maka sebaiknya jarak antar obat 2 jam dan obat ini aman untuk ibu hamil (lebih aman antacid).

3. H2 antagonis

Golongan ini terdiri dari cimetidine, famotidine, nizatidine, dan ranitidine. Obat ini bekerja dengan memblok reseptor H2 di lambung sehingga produksi asam lambung berkurang. Efek samping obat ini minimal kecuali cimetidine (hampir sama dengan sucralfate). Bila bekerja tunggal sediaan yang ada adalah sirup dan tablet effervescent tetapi daya kerja lebih rendah dibanding golongan lain. Tapi bila dikombinasikan dengan antacid, daya kerja menjadi lebih baik.

4. Proton pump inhibitor

Terdiri dari esomeprazole, lansoprazole, omepraole, pantoprazole, atau rabeprazole. Obat ini bekerja dengan menghambat pompa proton (H) sehingga stimulasi dan produksi asam lambung berkurang. Efek samping sama dengan obat lain. Obat ini tidak boleh dipergunakan oleh ibu hamil dan harganya lebih mahal dengan efektifitas obat sama dengan yang lain.

5. Prostaglandin analoques (misoprostol)

Obat ini bekerja dengan meningkatkan produksi mucus lambung yang melindungi dinding lambung dan menghambat produksi asam lambung. Obat ini digunakan hanya pada ulkus lambung atau ulkus duodenum dan obat ini tidak boleh digunakan pada ibu hamil.

Lebih baik sediaan cair atau tablet ? Sebenarnya sediaan cair lebih baik karena mempermudah penyerapan. Hanya saja kurang nyaman karena rasa yang tidak enak (seperti kapur) tetapi sediaan saat ini sudah dilengkapi dengan perasa yang menutupi rasa kapur tersebut.

Bagaimana bila memilih sediaan tablet ? Sediaan tablet lebih lambat dalam penyerapan sehingga untuk mempercepatnya, Anda dapat mengunyah terlebih dahulu sebelum ditelan.

Berapa lama saya boleh meminum obat maag ? Bila gejala sakit berkurang, sebaiknya obat lambung diteruskan untuk 2-4 minggu saja.

Jenis apa yang lebih baik, tunggal atau kombinasi ? Anda sebaiknya memulai dari jenis obat tunggal saja, tetapi bila gejala tidak teratasi, Anda dapat memilih kombinasi 2 atau lebih jenis obat. Tentu saja dengan pengawasan dan seijin dokter Anda.

Sebaiknya diminum sebelum atau sesudah makan ? Obat maag sebaiknya diminum 1 jam sebelum makan atau 1-3 jam sesudah makan dan sebelum tidur.

Hal penting yang harus Anda ingat adalah obat sakit maag tidak menyembuhkan, tetapi hanya menghilangkan gejala. Untuk itu sebaiknya obat lambung diminum bila gejala muncul saja dan perubahan pola hidup tetap merupakan kunci utama mengatasi sakit maag.

Sumber : Simone Rossi BPharm dkk. April 2006. Australian medicines handbook