Di pagi hari saat melihat headline berita koran, saya terhenyak! Bagaimana tidak? Tertuliskan besar-besar pada koran tersebut “Produsen Tahu-Tempe Berencana Mogok Tiga Hari”! Di tengah kejutan ini, saya juga membaca bahwa aksi mogok ini dikarenakan mahalnya harga bahan baku kedelai sehingga para pengusaha maupun perajin tahu dan tempe berencana mogok produksi. Berita ini juga didukung dengan pernyataan dari narasumber Gabungan Koperasi Produsen Tahu-Tempe Indonesia (Gakopti) yang juga menyebutkan bahwa mogok produksi ini akan dilakukan selama tiga hari terhitung mulai tanggal 9 hingga 11 September 2013 mendatang. Siapa yang belum pernah makan tempe dalam hidupnya? Sebagian besar masyarakat Indonesia, termasuk saya, bahkan menjadikan tempe sebagai makanan favorit. Selain dari harga yang terjangkau, rasanya yang khas dan variasi olahan yang banyak menjadikan tempe selalu dicari. Kemudian saya berpikir, jika dalam waktu satu hari saja produksi kedelai dihentikan, negara kita tentu akan mengalami kerugian besar. Lalu bagaimana jika benar dalam waktu tiga hari mogok akan dilakukan? Dan kenapa sih hal ini akan menjadi masalah yang penting bagi kehidupan kita? Well, let me show you some points that we have missed out by belittling tempe! Yuk, kenalan dulu dengan si tempe! Sliced_tempeh Bahan baku dari sebuah tempe adalah soya / kacang kedelai. Sebagian orang mungkin belum tahu bahwa tempe ternyata adalah makanan yang dibuat dari fermentasi antara biji kedelai dan beberapa bahan lain yang menggunakan “ragi tempe“ dari genus Rhizopus (yang umum digunakan adalah ragi yang bernama Rhizopus Oligosporus). Setelah proses fermentasi, kacang kedelai akan menyatu dan membentuk gumpalan seperti spons / kapas yang padat oleh miselium. Tekstur, rasa dan aroma dari sebuah tempe ditentukan oleh enzim yang dihasilkan dalam proses fermentasi ini.     Manfaat “ajaib” tempe bagi kesehatan tubuh kita Tempeh 3 Tempe merupakan sumber sempurna yang kaya serat dan protein soya. Selain itu tempe juga merupakan sumber asam folat /Vitamin B-12, Kalium, Zat Besi dan beberapa bahan Bio-aktif yang penting seperti Isoflavon dan Saponins. Penelitian telah membuktikan bahwa ada hubungan erat antara Isoflavon dan Saponins dengan mengurangi gejala menopause seperti hot flashes, mempertahankan kesehatan tulang dan mencegah kanker prostat dan kanker payudara.     Dan tahukah anda? Ternyata Vitamin B12 yang dikandung oleh tempe itu penting untuk pembentukan eritrosit atau sel darah merah dan dapat mencegah anemia permisiosa yaitu anemia akibat kekurangan vitamin B12 / asam folat. Luar biasa kan manfaat dari tempe? Tapi tunggu dulu, yang dipaparkan tadi masih sebagian kecil manfaat tempe. Masih ada banyak manfaat yang bisa diberikan dari sepotong kecil tempe yang anda konsumsi. Tempe : Pengobatan alternatif bagi kolesterol tinggi dan menurunkan resiko penyakit jantung. Tempeh_HeartTempe juga merupakan sumber asam amino yang lengkap yang terdiri atas asam amino esensial yang baik untuk pertumbuhan. Kualitas dari protein soya itu setara dengan daging, susu dan protein telur. Selain itu, yang terpenting adalah tempe TIDAK mengandung lemak jenuh dan kolestrol! Peneliti juga telah menemukan kualitas dari protein soya yang bisa membantu menurunkan resiko penyakit jantung dengan cara menurunkan kolesterol tubuh dan meningkatkan fleksibilitas dari pembuluh darah. FDA (Food and Drug Administration) telah menyetujui bahwa 25 gram protein soya dalam diet sehari-hari yang rendah lemak jenuh dan kolesterol dapat membantu menurunkan total dan LDL kolesterol.     Tempe merupakan probiotik, berfungsi sebagai “Antibiotik“ alami bagi pencernaan. Tempeh 3Karena tempe merupakan hasil dari fermentasi dengan bahan baku produk kedelai / soya yang merupakan makanan probiotik, maka tempe memproduksi berbagai jenis “antibiotik natural“ yang dapat melawan bakteri. WHO (World Health Organization) mendefenisikan probiotik sebagai mikro organisme yang hidup berperan positif, dalam kuantitas atau jumlah tertentu, yang bisa memberikan manfaat  bagi makhluk yang ditinggalinya. Atau dengan kata lain, probiotik adalah bakteri atau jamur yang “baik“ dan berguna dan berfungsi sama seperti organisme alamiah yang terdapat dan tinggal di dalam tubuh.   Probiotik yang dikandung oleh tempe, telah diteliti mempunyai banyak manfaat kesehatan, mulai dari membantu penyembuhan sindrom iritasi pencernaan / Irritable Bowel Syndrome dan Traveler’s diarrhea, bahkan untuk meningkatkan sistem imun tubuh. Probiotik juga terkadang digunakan dalam beberapa antibiotik untuk melawan penyakit diare. Nah, sudah tahu kan betapa pentingnya tempe bagi kesehatan tubuh manusia? Mari kita sama – sama berdoa agar permasalahan kelangkaan kedelai ini dapat segera teratasi. Referensi:
  1. Maddox TM, MD. Alternative Treatments for High Cholesterol.  WebMD; 2012 June 19  [ cited 6 September 2013 ] . Available from : http://www.webmd.com/cholesterol-management/guide/high_cholesterol_alternative-therapies
  2. Martin LJ, MD. The Truth about Probiotics and Your Gut. WebMD.; 2013 January 03. [ cited 6 September 2013 ]. Available from :  www.webmd.com/digestive-disorders/probiotics-10/slideshow-probiotics
  3. Mayo clinic staff. Soy ( glycine max ); 2012 September 01. [ cited 6 September 2013 ] . Available from : www.mayoclinic.com/health/soy/NS_patient-soy
  4. Soyfoods Association of North America. Soyfood Fact : Tempeh. Washington DC: Soyfoods Association of North America. 2006 December [ cited 6 September 2013 ]. Available from: http://www.soyfoods.org/soy-products/soy-fact-sheets/tempeh-fact-sheet
  5. Oregon diary Council. Probiotic Facts. Nutrition Education Service. Oregon USA; 2008 Februari. [ cited 6 September 2013 ].Available from:http://www.oregondairycouncil.org/resources/free_downloads/downloads/probiotic_odc.pdf
  6. Liem ITH, Steinkraus KH, Cronk TC. Production of Vitamin B-12 in Tempeh, a Fermented Soybean Food.PubMed: NCBI [internet]. America society for Microbiology 1993; [ cited 6 September 2013 ] Vol. 19 (3): p 137-88.Available from:  http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC242746/pdf/aem00227-0171.pdf
  7. Hachmeister KA , fung DY. Tempeh: a mold-modified indigenous fermented food made from soybeans and/or cereal grains. PubMed: NCBI. Crit Rev Microbiol 1993 [ cited 6 September 2013 ] ; 19(3): p 137-88. Available from:www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/8267862
  8. Magee E, MPH, RD. Rev. By Chang L, MD. 5 Things You Should Know about Probiotic Products. WebMD; 2009 January 21 [ cited 6 September 2013]. Available from:  http://www.webmd.com/diet/features/answers-to-your-questions-about-probiotics