merokokKebanyakan orang mengkaitkan merokok dengan masalah pernafasan dan penyakit paru seperti kanker paru. Tapi sebetulnya, rokok juga merupakan penyebab masalah besar bagi jantung dan pembuluh darah. Resiko seseorang untuk mendapatkan serangan jantung, bertambah seiring dengan jumlah rokok yang dia hisap. Ditambah lagi, semakin lama orang tersebut terbiasa merokok, semakin besar pula resiko mereka untuk terkena serangan jantung. Mereka yang merokok satu bungkus sehari mempunyai resiko untuk terkena serangan jantung sebanyak dua kali lebih besar daripada mereka yang tidak merokok sama sekali. Ditambah lagi, para wanita yang merokok dan meminum pil KB (pengontrol kehamilan), mengalami peningkatan resiko yang cukup tinggi untuk serangan jantung, stroke, penggumpalan darah, dan penyakit pembuluh darah perifer (tepi). Nikotin pada rokok merupakan penjahat utama yang terkandung di dalamnya. Nikotin sendiri dapat menyebabkan:
  • Menurunkan kadar oksigen ke jantung
  • Meningkatkan tekanan darah
  • Meningkatkan irama jantung (laju nadi), bahkan merusak ritme nya
  • Peningkatan kekentalan darah
  • Merusak sel dinding yang melapisi arteri coroner dan pembuluh darah penting lainnya.
  • Menurunkan kadar kolesterol baik (HDL)
  • Mencetuskan inflamasi di berbagai bagian tubuh
merokokMerokok dapat meningkatkan penyakit arteri koroner sebanyak dua sampai empat kali lebih besar, dan tujuh kali lebih besar untuk penyakit arteri perifer. Penyakit arteri perifer berarti kerusakan pembuluh darah arteri yang terletak pada anggota gerak, terutama tungkai (kaki). Kerusakan yang paling sering terjadi pada arteri adalah penyumbatan (aterosklerosis), atau kerusakan dinding pembuluh darah. Jika pembuluh darah coroner tersumbat, maka jantung akan tidak mendapatkan pasokan aliran darah yang cukup, sehingga menyebabkan serangan jantung. Jika pembuluh darah perifer yang tersumbat, maka anggota tubuh tersebut dapat menjadi rusak karena tidak mendapat pasokan darah, sehingga mati dan harus diamputasi. Faktor pembekuan darah juga ditemukan tidak normal pada pemeriksaan darah para perokok. Hal yang serupa juga terjadi pada antioksidan yang dimana kadarnya ditemukan sangat menurun. Faktor-faktor tersebut memicu lebih lagi terhadap pembentukan plak aterosklerosis. Perokok pasif adalah orang-orang yang ikut menghisap asap rokok anda. Mereka ‘merokok’ dari asap hasil anda merokok. Asap rokok ini memberikan bahaya akan penyakit yang sama dengan para perokok, namun dengan resiko yang lebih besar lagi. Resiko para perokok pasif untuk mendapatkan penyakit jantung adalah 25-30%. Resiko penyakit jantung dan pembuluh darah yang dialami oleh perokok pasif antara lain:
  • Menurunkan kadar kolesterol baik (HDL)
  • Meningkatkan tekanan darah
  • Kerusakan jaringan jantung
merokokDan apakah anda tahu, bahwa keluarga anda, termasuk pasangan dan anak anda termasuk merupakan perokok pasif apabila anda merokok di rumah? Lantas, apakah manfaat berhenti merokok bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah? Selain mencegah kerusakan organ-organ dan penyakit-penyakit lainnya, berhenti merokok dapat:
  • Memperpanjang usia
  • Merasa lebih sehat, karena berkurangnya batuk, sakit tenggorokan, dan mempunyai tenaga/stamina yang lebih.
  • Tampil lebih baik, karena mencegah kulit menjadi cepat mengerut, mencegah terbentuknya noda kuning pada gigi, dan memperbaiki kesehatan kulit secara keseluruhan.
  • Meningkatkan indera pengecapan dan pembauan.
  • Membantu berhemat.
  Sumber: Price JF, Mowbray PI, Lee AJ, Rumley A, Lowe GDO, Fowkes FGR. Relationship between smoking and cardiovascular risk factors in the development of peripheral arterial disease and coronary artery disease. Eur Heart J (1999) 20 (5): 344-353. Centers for Disease Control and Prevention. Heart Disease and Stroke Available at: http://www.cdc.gov/tobacco/basic_information/health_effects/heart_disease/ WebMD. Smoking and Heart Disease. Available at: http://www.webmd.com/heart-disease/guide/smoking-heart-disease National Heart, Lung, and Blood Institute. How Does Smoking Affect the Heart and Blood Vessels? Available at: http://www.nhlbi.nih.gov/health/health-topics/topics/smo/ Ockene IS, Miller NH. Cigarette Smoking, Cardiovascular Disease, and Stroke. Circulation. 1997; 96: 3243-3247.