mens-grooming-hair

Dewasa ini, seorang lelaki juga dituntut untuk tampil menarik sehingga mulai berkembang produk-produk perawatan khusus laki. Dan bahkan tidak sedikit lho, laki-laki yang mau mengeluarkan uang lebih atau meluangkan waktunya untuk melakukan perawatan ini. Tapi apa benar laki-laki memerlukan produk-produk perawatan ini? Produk perawatan apa saja sih yang memang diperlukan untuk seorang laki? Yuk simak artikel ini untuk mengetahui lebih jauh mengenai perawatan kulit pada laki-laki! tumblr_mdf1oqAzYp1qhj03go1_500 (1) Men's Grooming : Perawatan diri ala Pria Perawatan penampilan atau sering disebut sebagai “grooming dalam Bahasa Inggris adalah segala sesuatu yang dilakukan seseorang untuk membuat dirinya tampak bersih dan indah, baik pada rambut, wajah, maupun kulit. Melihat definisi tersebut tentunya istilah grooming lebih banyak dikaitkan dengan wanita, karena umumnya wanita yang lebih menyukai hal-hal yang berkaitan dengan perawatan diri. Namun saat ini pria pun sepertinya tak mau kalah dan banyak menggunakan produk-produk perawatan diri, sehingga muncullah istilah men’s grooming. Tak hanya wanita, ternyata pria pun sangat memperhatikan perawatan kulit! Hasil survei di Amerika Serikat menunjukkan bahwa seorang pria dapat menggunakan enam produk perawatan kulit dalam sehari. Umumnya tujuan pria menggunakan produk perawatan selain untuk memperbaiki kondisi kulit dan kebersihan diri, juga untuk menambah daya tarik dan rasa percaya diri. Produk perawatan pria saat ini sangat banyak di pasaran, namun hanya beberapa yang akan dibahas pada artikel ini. #1: Sunscreen (tabir surya) man-grooming1 Pria umumnya menyukai olahraga dan menghabiskan banyak waktu untuk kegiatan yang satu ini, terutama di luar ruangan. Pajanan sinar matahari yang berlebihan dapat menyebabkan kulit terbakar bahkan kanker kulit. Oleh karena itu, penggunaan sunscreen sangat penting. Cara penggunaan tabir surya haruslah tepat agar sunscreen dapat bekerja dengan tepat. Caranya adalah sebagai berikut:
  • Pengolesan hendaknya di area kulit yang terpajan sinar matahari, yaitu wajah, leher, lengan sampai punggung tangan, dan punggung kaki.
  • Pengolesan dilakukan 30 menit sebelum beraktivitas dan diulang setiap empat jam.
  • Sunscreen tetap harus dioleskan walaupun kondisi cuaca berawan, karena 80% radiasi sinar UV dapat menembus awan.
  • Penggunaan untuk sehari-hari terutama di negara tropis adalah SPF 30 atau 45.
  • Untuk kegiatan olahraga dapat dipilih sunscreen yang water resistant atau sweat resistant.
#2: Sabun cuci muka Kebanyakan pria lebih suka memilih sabun batang dibandingkan sabun cair. Hal ini tidak masalah selama tipe kulit normal atau berminyak. Namun, sabun batang seringkali menyebabkan kulit kering, oleh karena itu sebaiknya pilihlah sabun batang yang mengandung pelembab, misalnya gliserin. Apabila kulit muka berjerawat maka pilihlah sabun yang mengandung asam salisilat, asam glikolat, ataupun benzoil peroksida, yang berfungsi mengangkat lapisan kulit mati dan antibakteri. #3: Pelembab Pelembab dapat digunakan untuk mengatasi kulit kering. Sediaan pelembab dapat berupa krim ataupun lotion. Biasanya untuk jenis kulit kering lebih cocok menggunakan sediaan krim dan kulit normal menggunakan lotion. Pelembab sendiri berdasarkan cara kerjanya terbagi menjadi tiga yaitu yang bersifat:
  1. Emolien, pelembab bersifat emolien dapat mengisi celah-celah kulit yang kosong, misalnya yang mengandung lanolin.
  2. Humektan, pelembab bersifat humektan dapat menarik air dari lingkungan dan lapisan kulit lebih dalam, misalnya yang mengandung gliserin.
  3. Oklusif, sedangkan pelembab bersifat oklusif akan menahan penguapan air dari permukaan kulit, misalnya yang mengandung vaselin.
Untuk penggunaan sehari-hari umumnya digunakan pelembab bersifat humektan atau emolien, sedangkan untuk kondisi kulit sangat kering dapat digunakan pelembab oklusif. Pengolesan pelembab paling ideal adalah sesaat setelah mandi, tepatnya 3 menit setelah kulit dikeringkan karena kondisi kulit paling lembab sehingga penyerapannya maksimal. Confident5 #4: Produk bercukur (Shaving product)   Shaving cream/foam adalah krim yang digunakan di wajah atau bagian lain yang berambut untuk mempermudah proses pencukuran. Tips pengunaan krim pencukur /shaving cream/foam:
  • Apabila kulit wajah sering teriritasi maka gunakanlah krim yang mengandung aloe.
  • Dapat juga digunakan pre-shaving oil berupa minyak yang dioleskan beberapa menit sebelum mencukur. Tujuannya adalah untuk melembutkan rambut.
  • Penggunaan alat pencukur juga harus berhati-hati. Alat cukur elektrik biasanya lebih tidak mengiritasi dibandingkan pisau cukur.
  • Bercukurlah sesuai dengan arah tumbuh rambut untuk mengurangi iritasi. Setelah mencukur pun dapat menggunakan aftershave lotion atau pelembab.
  #5: Deodoran Vs antiperspiran Dari sekian banyak produk pengharum tubuh, label deodoran dan antiperspiran selalu muncul. Keduanya sebenarnya memiliki fungsi yang berbeda namun seringkali tidak disadari konsumen. Kapan harus menggunakan Deodoran dan kapan memilih Antiperspiran? Deodoran berguna untuk mencegah bau badan dengan menghambat pertumbuhan bakteri, sedangkan antiperspiran menghambat keluarnya keringat. Pilihlah penggunaannya sesuai kebutuhan. Apabila sehari-hari banyak berkeringat, tentunya antiperspiran lebih sesuai. Namun, apabila tidak ingin mengganggu proses keluarnya keringat dan hanya ingin mengurangi bau badan maka deodoranlah yang sesuai. Namun, penggunaan antiperspiran hendaknya tidak setiap hari karena keringat juga dibutuhkan untuk mengatur suhu tubuh. Selain itu antiperspiran juga mengandung ion aluminium yang dapat menyumbat saluran keringat dan menimbulkan peradangan. Penggunaan deodoran pun harus menyesuaikan kondisi kulit karena dapat memicu reaksi iritasi, yaitu gatal, kemerahan, ataupun menghitam.

shave729-420x0

Nah sekarang, Sobat sudah tahu kan kalau ternyata produk-produk perawatan ini ternyata memang ada manfaatnya bagi para laki-laki kan? Jadi dengan memilih produk perawatan yang tepat, kulit Sobat laki-laki tidak hanya tampil bersih dan terawat tapi juga sehat! Yuk, jaga kesehatan kulitmu mulai sekarang! Referensi :
  1. Klepak P, Walkey J. Antiperspirants and deodorant. In: Butler, H. Poucher’s perfumes, cosmetics, and soaps. 10th ed. 2000. Great Britain: Kluwer Academic Publishers; p 69-100.
  2. Jemec GBE. Moisturizers as a medical, biological, psychological, cultural, and economic factor. In: Loden M, Maibach HI. Dry skin and moisturizers chemistry and function. 2nd ed. 2006. Florida: Taylor and Francis Group; p 149-54.
  3. Lim HW. Photoprotection and sun protective agents. In: Wolff K, Goldsmith LA, Katz SI, Gilchrest BA, Paller AS, Leffell DJ. Fitzpatrick’s dermatology in general medicine. 7th ed. 2008. McGraw-Hill: New York; p 2137-42.
  4. Diunduh dari http://www.kidshealth.org/teen/your_body/skin_stuff/shaving.html. Judul: shaving. Tanggal 30 Oktober 2013.