Para remaja diharapkan dapat lebih terbuka untuk dapat menghadapi setiap masalah yang dihadapi, mau menerima kritik dan saran dari orang lain. Menceritakan setiap masalah yang dihadapi dengan teman, orang tua, atau ke psikiater dapat mengurangi beban yang harus ditanggung sendiri. Pergunakanlah waktu luang dengan kegiatan yang bermanfaat seperti melakukan hobi, beribadah, terlibat dalam kegiatan sosial, atau berolah raga. Jauhkan diri dari pengaruh lingkungan pergaulan yang buruk, alkohol atau obat - obatan terlarang lainnya. Bagi keluarga dan orang - orang terdekat juga diharapkan lebih peduli dan mau mendengarkan setiap keluhan yang dirasakan oleh remaja. Memahami setiap kesulitan yang mereka hadapi, memberikan dukungan dan semangat, menghargai setiap hasil usaha dan keputusan yang diambil. Kenali setiap perubahan yang terjadi pada remaja, jika sulit dapat dilakukan pemeriksaan psikiatri untuk menentukan apakah seorang remaja mengalami gangguan mental atau tidak. Dengan dukungan dari keluarga dan terapi yang tepat, maka remaja yang memiliki kecenderungan untuk bunuh diri dapat disembuhkan. Pendekatan dan dukungan seperti ini tidak hanya terbatas pada keluarga dan orang - orang terdekat saja, melainkan juga mencangkup masyarakat luas, lembaga sosial, guru, pemuka agama, bahkan media massa.   Sumber :