Menyusui merupakan bentuk perhatian Ibu dalam memberikan gizi yang terbaik kepada anak. Tepat awal Agustus ini, 1-7 Agustus 2015, Pekan ASI Sedunia 2015 kembali dirayakan. “Breastfeeding and Work: Let’s Make it Work!”, tema yang diusung pada Pekan ASI Sedunia pada tahun ini, yakni pemberian ASI pada Ibu bekerja. WHO (World Health Organization) mengharapkan pada tahun 2025, sebanyak lebih dari 50% wanita berhasil menyusui anak secara eksklusif. Berdasarkan data dari WHO, lebih dari 170 negara ikut merayakan hari ASI sedunia. Tidak hanya merayakan, tetapi negara tersebut diharapkan mampu memberikan edukasi kepada ibu-ibu untuk menyusui secara eksklusif untuk meningkatkan dan memperbaiki kesehatan anak. Tidak hanya WHO yang menyerukan untuk pemberian ASI Eksklusif, WABA (World Alliance for Breastfeeding Action)-Aliansi Dunia untuk Aksi Menyusui juga mendukung perempuan untuk menyusui meskipun dalam keadaan bekerja. Badan dunia WHO memberikan komentar terkait rekomendasi untuk memberikan ASI eksklusif mulai dalam waktu satu jam setelah lahir sampai bayi berusia enam bulan. Makanan pendamping bergizi diberikan setelah usia 6 bulan ke atas, sekaligus memberikan ASI sampai usia dua tahun. Ayo dukung rencana WHO dan WABA untuk menyukseskan ASI Eksklusif bagi ibu di semua kalangan!     Sumber: WHO. Breastfeeding Week 2015. www.who.int WABA. Happy World Breastfeeding Week. www.waba.org.my