Tentu Sobat sudah paham apa pengaruh merokok terhadap kesehatan. Ya, merokok mengganggu kesehatan seperti kanker paru, masalah pernapasan, masalah jantung, dan reproduksi, serta gangguan perkembangan janin. Kali ini secara khusus kita akan membahas pengaruh hipertensi dengan merokok. Yuk, kita mulai. Bagaimana merokok mengganggu pembuluh darah? Nikotin yang terkandung di dalam tembakau menyebabkan pengurangan penyaluran oksigen ke jantung, peningkatan pembekuan darah, merusak sel-sel pembuluh darah, serta peningkatan laju jantung dan tekanan darah. Peningkatan tekanan darah ini juga dipengaruhi oleh aktifnya sistem saraf simpatis yang bekerja secara tidak sadar. Selain nikotin, terdapat 4000 zat lainnya dalam rokok yang juga mempengaruhi kesehatan jantung. Pengaruh ini akan memperburuk keadaan jantung jika ditambah dengan faktor risiko lainnya seperti kegemukan, tingginya kadar kolesterol, konsumsi alkohol berlebih, diabetes, dan lainnya. Perokok tentu berisiko tinggi terhadap gangguan kesehatan akibat rokok. Namun Anda juga perlu menyadari bahwa orang-orang di sekitar yang tidak merokok, atau yang disebut perokok pasif, juga akan mendapatkan gangguan kesehatan yang sama. Berapa banyak rokok yang menyebabkan gangguan kesehatan? Walaupun memang, perokok yang sangat masif memiliki risiko yang lebih tinggi dalam mengalami gangguan kesehatan. Namun, mereka yang hanya terpapar sedikit disebutkan juga memiliki risiko gangguan kesehatan yang tidak kecil. Oleh karena itu diperlukan sikap untuk menghindari rokok dan asap rokok sama sekali. Hal ini perlu untuk mencegah terjadinya gangguan kesehatan akibat rokok. Komplikasi Beberapa literatur menyebutkan bahwa pasien yang telah mengalami hipertensi kemudian merokok, akan berisiko tinggi mengalami hipertensi berat, termasuk hipertensi renovaskular (pembuluh darah ginjal), karena cepatnya pembentukan sumbatan dalam pembuluh darah atau atherosklerosis. Berhenti Merokok Penghentian merokok merupakan salah satu langkah yang efektif dalam mencegah penyakit jantung dan pembuluh darah seperti hipertensi. Untuk berhenti merokok, Anda sebaiknya melakukan hal berikut:
  1. Catatlah kapan-kapan saja Anda merokok, sehingga Anda dapat menyadari hal apa yang memicu Anda untuk merokok.
  2. Buang atau singkirkan pemantik api, korek api, dan rokok dari sekitar Anda.
  3. Jika ada yang merokok di sekitar Anda, hindari atau mintalah untuk mematikan rokoknya.
  4. Diskusikan keadaan Anda dengan dokter. Dokter akan memberi nasihat medis yang sesuai dengan keadaan Anda.
  5. Ikuti kelompok atau perkumpulan orang yang juga berusaha untuk berhenti merokok. Dengan bersama orang dengan tujuan yang sama, maka Anda akan lebih termotivasi.
  6. Jika keadaan ingin merokok, alihkan perhatian Anda dengan bekerja dan lainnya.
  7. Mintalah dukungan keluarga dekat Anda.
  8. Jika kesulitan, Anda bisa mengguna terapi pengganti nikotin atau nicotine replacement therapy (NRT) yang perlu pengawasan dokter.
Referensi
  • WebMD. High blood pressure and smoking.
  • Virdis A et al. Cigarette smoking and hypertension. Curr Pharm Des. 2010;16(23):2518-25.
  • Bowman TS et al. A Prospective Study of Cigarette Smoking and Risk of Incident Hypertension in Women. Journal of the American College of Cardiology. Vol. 50, No. 21, 2007
  • Primatesta P et al. Association Between Smoking and Blood Pressure: Evidence From the Health Survey for England. Hypertension.2001; 37: 187-193