Puasa merupakan waktu yang tepat untuk berlatih diri untuk mengatur pola makan yang sehat sekaligus menjalani gaya hidup sehat. Sebab, saat puasa, waktu makan sudah ditentukan yaitu saat buka dan sahur, sehingga tubuh bisa lebih menyesuaikan kapan makanan masuk ke dalam tubuh dan kapan makanan tersebut diolah. Saat waktu makan tiba, tubuh memanfaatkan waktu tersebut untuk mengubah gula yang berasal dari sumber karbohidrat menjadi lemak untuk dijadikan sumber utama energi selama puasa. Penggunaan lemak sebagai sumber energi selama puasa dalam jangka waktu lama, otomatis mengurangi kadar kolesterol sehingga dapat menurunkan berat badan. Agar senantiasa selalu sehat selama menjalani puasa, mengatur asupan makan dengan menu seimbang sangat penting untuk diperhatikan. Manfaatkan setiap waktu makan di bulan puasa untuk memenuhi kebutuhan gizi. Termasuk dengan tidak meninggalkan sahur. Sebab, makan sahur dapat membantu Anda menahan lapar selama beberapa jam. Penuhi kebutuhan makan dengan makanan yang kaya gizi seperti:
  • Sumber karbohidrat untuk membantu melepaskan energi secara lebih lambat selama puasa, sehingga tubuh tetap memiliki energi hingga waktu berbuka. Bahan makanan sumber karbohidrat antara lain: roti, sereal, beras, biji-bijian, kentang, jagung, ubi, mi dan bihun.
  • Sumber protein hewani dan nabati untuk membantu tubuh memelihara sel dan memperbaiki jaringan tubuh. Bahan makanan sumber protein antara lain: daging, susu, telur, ikan, unggas, kacang-kacangan, tempe dan tahu.
  • Sumber vitamin, mineral dan serat berupa buah-buahan dan sayuran.
  Selain itu, Anda juga perlu menghindari beberapa makanan yang berat dicerna tubuh dan mengandung tinggi lemak, garam dan gula. Seperti gula dalam jumlah berlebihan, tepung terigu, cokelat dan permen. Juga beberapa minuman yang mengandung kafein seperti kopi dan teh karena mengandung diuretik yang mempercepat pengeluaran cairan saat buang air kecil. Sedangkan dalam proses pemasakan bahan makanan, hindari makanan yang terlalu berminyak dan bersantan. Pilih metode pemasakan dengan mengukus atau memanggang. Bila Anda ingin meggoreng, usahakan untuk sedikit menggunakan minyak. Tak hanya soal asupan makanan, untuk tetap sehat saat puasa, Anda juga perlu memerhatikan asupan cairan. Hal ini berguna untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi dan terhindari dari konstipasi. Sumber cairan yang bisa Anda konsumsi selama puasa tidak hanya berasal dari air mineral saja, namun bisa juga dengan mengonsumsi sup berkuah, buah yang mengandung banyak air atau jus buah.

Daftar Pustaka

RMIT University. Healthy fasting during Ramadan[Internet]. 2014 [cited 2014 Jul 3]. Available from: http://www.rmit.edu.au/students/health/ramadan NHS. Ramadan health guide. London: Community in Action, 2007.