Liburan telah tiba! Dengan penuh semangat anda dan keluarga mempersiapkan segala sesuatu untuk kelancaran perjalanan. Namun saat berwisata anak, pasangan ataupun diri anda sendiri mengalami diare. Bagaimana mungkin?? Bisakah dicegah? Tentu bisa =) Diare saat travelling atau dikenal traveller’s diarrhea adalah kondisi buang air besar (BAB) yang sering (3x atau lebih dalam waktu 24 jam) dengan konsistensi kotoran lunak atau seperti air. Perut kembung, kram pada perut, mual, muntah dan bahkan demam dapat menyertai diare. Diare pada traveling sering terjadi terutama pada negara-negara berkembang. Beberapa negara yang memiliki resiko tinggi terjadinya traveller’s diarrhea adalah negara-negara di Amerika latin, Afrika, dan Asia. Traveller’s diarrhea terjadi terutama melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi bakteri, dimana bakteri tersering  adalah enterotoxigenic Escherichia coli (ETEC). Traveller’s diarrhea bukanlah sesuatu yang menakutkan, namun sangat mengganggu kelancaran perjalanan anda dan keluarga. Pencegahan sejak awal merupakan hal yang sangat baik. Beberapa cara mencegah terjadinya Traveller’s diarrhea adalah sebagai berikut: 1.      Hindari membeli makanan ataupun minuman yang dijual di ruangan terbuka dan terpapar udara bebas 2.      Minum air yang sudah dimasak ataupun minum dari botol-botol bersegel 3.      Bila hendak mengkonsumsi daging, pilihlah daging yang sudah dimasak hingga matang 4.      Konsumsi sayuran dan buah yang sudah dicuci dengan bersih 5.      Cucilah tangan anda sebelum dan sesudah makan, setelah mengganti popok bayi serta setelah menggunakan toilet 6.      Gunakan air dari botol untuk menggosok gigi   Sedangkan apabila anda atau keluarga terkena traveller’s diarrhea maka yang terpenting untuk dilakukan adalah mengganti cairan tubuh yang hilang akibat diare dengan cara minum air matang dan bersih selama 24-48 jam dan hindari makanan-makanan yang padat selama 2 hari pertama. Bila diare masih berlanjut lebih dari 3 hari atau pada kotoran didapatkan lendir/darah, segera periksakan diri anda atau keluarga ke dokter atau rumah sakit terdekat. Selamat berlibur!! =) Sumber: http://www.cdc.gov/ncidod/dbmd/diseaseinfo/travelersdiarrhea_g.htm http://www.aafp.org/afp/2005/0601/p2095.html http://www.emedicinehealth.com/travelers_diarrhea-health/article_em.htm