depresi1Kita sering mendengar banyak ulah remaja yang sering kali membuat kita sendiri geleng-geleng kepada dan tidak habis pikir kenapa remaja sekarang banyak aneh-anehnya ketimbang berprestasi. Tapi pernahkah kita berhenti sejenak untuk menghakimi mereka dan mendalami apa yang dirasakan oleh mereka? Tindakan dan ulah remaja banyak berkaitan dengan berbagai faktor dan salah satu faktor yang sering mendera remaja adalah depresi. Remaja adalah salah satu kelompok umur yang rentan terhadap depresi dan depresi yang tidak ditangani dengan baik akan berujung pada bunuh diri. Depresi adalah suatu kumpulan gejala (sindroma) gangguan keseimbangan mood (suasana perasaan).  Menurut penelitian yang ada, fakta menunjukkan bahwa gejala depresi meningkat dari masa anak–anak ke masa remaja, dan tanda meningkatnya depresi muncul pada usia 13 – 15 tahun serta mencapai puncaknya sekitar 17 – 18 tahun, dan kemudian menjadi stabil pada usia dewasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan lebih sering untuk mengalami depresi dibandingkan dengan laki-laki. Remaja lebih rentan terhadap depresi karena saat remaja terjadi perubahan–perubahan baik secara fisik maupun hormonal. Remaja perempuan umumnya menanggapi perubahan tersebut sebagai suatu hal yang negatif. Mereka sering kali merasa tubuhnya tidak menarik, tampak gemuk dan minder karena merasa tidak cantik. Sebaliknya remaja laki-laki menanggapi perubahan tersebut sebagai sesuatu yang positif. Mereka justru merasa lebih percaya diri dengan perubahan yang ada. Cara remaja berhubungan dengan orang lain pun berbeda. Remaja perempuan lebih cenderung membuat hubungan interpersonal yang lebih tergantung pada orang lain karena dianggap memberikan dukungan sosial. Oleh karena itu remaja perempuan lebih peka terhadap penolakan dan mudah merasa tidak puas dengan hubungan interpersonal. Adanya penolakan dan rasa tidak puas terhadap hubungan interpersonal adalah salah satu resiko munculnya gejala depresi. Selain itu, remaja perempuan cenderung menghadapi masalah secara tidak efektif dan lebih sering memendam dalam hati saja. Hal ini akan mengakibatkan depresi atau malah memperberat gejala depresi yang sudah ada. Sedangkan remaja laki – laki cenderung lebih agresif, hiperaktif, memberontak dan melarikan diri.