Diantara bagian tubuh yang lainnya mungkin kaki adalah bagian yang paling sering dilupakan perawatannya. Padahal kaki memiliki fungsi yang penting dalam menopang tubuh dan untuk pergerakan. Selain itu kaki yang terawat dan indah sering merupakan salah satu faktor daya tarik pada kaum hawa. Salah satu alasan penyebab kesehatan kaki sering dilupakan karena kaki jarang diperhatikan orang lain dan seringkali kaki kita ditutupi oleh sepatu atau sandal sehingga tidak terlihat oleh orang lain, berbeda dengan rambut atau wajah yang pasti diperhatikan orang lain. Tapi mengingat fungsinya yang vital dalam menunjang kehidupan sudah selayaknya kesehatan kaki diperhatikan. Masalah pada kaki paling sering dihadapi oleh wanita tetapi bukan berarti jarang pada wanita. Angka kejadiannya hampir setara. Masalah pada kaki yang sering dihadapi kaum perempuan selain kulit kaki yang pecah-pecah dan kering adalah adanya penebalan pada bagian tertentu kulit kaki. Penebalan ini kita kenal sebagai kapalan atau kalus dalam istilah medisnya. Kapalan atau kalus pada dasarnya merupakan kulit yang menebal dan mengeras akibat gesekan yang berulang, tekanan,dan iritasi. Karena itu kapalan tidak hanya dapat terjadi di kulit kaki tetapi juga dapat pada kulit tangan. Pada kaki, kapalan biasanya berkembang di permukaan (plantar), baik pada tumit atau di bawah kepala metatarsal (tonjolan tulang). Daerah ini yang biasanya menanggung sebagian besar tekanan saat berdiri dan berjalan. Kapalan juga dapat membentuk lesi kulit didaerah tonjolan tulang pada permukaan plantar kaki sehingga menimbulkan nyeri. Penyebab dari kapalan biasanya karena gesekan atau tekanan berulang pada daerah kulit yang sama. Hal ini dapat dikarenakan oleh pemakaian sepatu yang tidak sesuai, sepatu yang memiliki sol yang tipis, sepatu stiletto, sepatu bertumit tinggi, mengenakan alas kaki tanpa kaus kaki, gesekan dengan jahitan sepatu, dan juga karena berjalan tanpa alas kaki. Kalus juga sering terjadi pada orang-orang yang memiliki bentuk kaki yang datar (pes planus), dimana lengkungan kaki terlalu rendah atau datar. Pada daerah tangan biasanya disebabkan oleh factor pekerjaan yang menggunakan tangan atau jari-jari tangan seperti pemain gitar, penulis yang sering menggunakan pena, atlet tenis atau bulu tangkis dan pekerjaan-pekerjaan yang menggunakan tangan. Gejala dan tanda dari kalus berupa penebalan kulit kaki atau tangan yang kering dan keras, bahkan kadang-kadang dapat menyebabkan nyeri karena penebalan kulit menyebabkan penekanan terhadap tulang dibawahnya. Kutil dan kapalan lebih mudah dicegah daripada diobati. Kapalan bisa dihindari dengan menghilangkan sumber iritasi atau dengan menggunakan sarung tangan, bantalan atau alat pelindung lainnya. Bila sudah terlanjur terbentuk, kapalan dapat disiasati dengan cara mengoleskan pelembap setiap hari (pagi sebelum beraktivitas dan malam sebelum tidur). Obat keratolitik biasanya digunakan jika kapalan yang terbentuk sudah terlalu tebal. Obat ini biasanya mengandung asam salisilat, tersedia dalam  bentuk krim atau bantalan. Pemakaian keratolitik ini harus hati-hati karena bisa merusak jaringan normal di sekitarnya. Kapalan juga bisa ditipiskan dengan menggunakan batu apung atau melalui penyayatan dengan pisau bedah oleh dokter atau perawat. Pada penderita diabetes, penyembuhan kutil dan kapalan terjadi secara lambat, terutama jika timbul di kaki. Karena itu penderita diabetes dianjurkan untuk memberikan perhatian khusus kepada kakinya. Jadi mulai sekarang jaga dan rawat kesehatan kaki anda, karena kaki sangat besar manfaat dan kegunaannya bagi kehidupan kita. Lebih baik mencegah daripada mengobati. Sumber : http://www.skinsight.com/adult/callus.htm http://www.emedicinehealth.com/corns_and_calluses/article_em.htm http://www.runningwithheels.com/wp-content/uploads/2008/07/callus.jpg