KANKER....tentu tidak ada seorangpun yang ingin didiagnosa menderita penyakit tersebut. Akan tetapi seiring dengan gaya hidup yang semakin modern, frekuensi kemungkinan seseorang terkena kanker semakin besar. Salah satu kanker yang paling sering muncul pada wanita adalah kanker indung telur atau carcinoma ovarium. Kanker ini sulit dideteksi secara dini dan sering baru dideteksi ketika sudah menyebar ke organ tubuh lainnya. Pasien baru merasakan gejala yang membuatnya berobat ke dokter, namun hal ini sudah terlambat sehingga angka kematian menjadi lebih tinggi. Kanker ini disebut juga the silent lady killer karena merupakan penyebab kematian tertinggi pada wanita tanpa gejala berarti. Ovarium adalah sepasang organ berbentuk buah almond yang terdapat di samping rahim wanita, di dekat dinding samping panggul, dan berada pada lapisan belakang ligamentum latum di belakang bawah dari saluran telur/tuba falopi. Ovarium memiliki panjang 2,5-5,0 cm dan lebar ± 1,5-3,0 cm. Ovarium terdiri dari bagian luar yang disebut cortex dimana terdapat gamet (bakal sel telur) dan bagian dalam yang disebut medulla yang banyak mengandung pembuluh darah besar dan saraf. Secara garis besar, ovarium berfungsi sebagai : -penghasil ovum/sel telur yang bila dibuahi oleh sperma akan berkembang menjadi calon janin -penghasil hormon estrogen dan progesteron yang penting bagi perkembangan fisiologi normal wanita. Faktor resiko kanker ovarium