Pengobatan jerawat biasa dilakukan secara kombinasi dan tergantung tingkat keparahan jerawat. Pada pasien yang hanya ditemukan komedo, retinoid adalah pilihan pertama. Pada jerawat yang disertai peradangan, antibiotik oles dapat digunakan dan retinoid dapat digunakan jika disertai komedo. Pada peradangan cukup berat, antibiotik minum lebih dianjurkan dibanding antibiotik oles.  Namun jika tidak memberikan respon yang baik, isotretinoin dapat dijadikan pilihan. Pemakaian obat-obat di atas tentu tidak bisa memberikan hasil yang langsung terlihat. Butuh waktu 6-8 minggu, sesuai waktu pergantian epitel kulit, untuk kita dapat menilai efektifitas terapi. Selain dengan pengobatan seperti atas, penanganan jerawat dapat juga dilakukan dengan pengeluaran komedo secara manual dengan alat ekstraktor, suntikan steroid pada pada jerawat,  pengelupasan kulit (peeling) dengan asam salisilat dan teknik fototerapi serta laser yang masih dalam tahap evaluasi. Satu hal yang harus kita ketahui mengenai pengobatan jerawat yaitu ternyata Jerawat tidak dapat dihilangkan hingga tuntas. Penilaian terapi yang dilakukan tiap 6 - 8 minggu dapat dijadikan pedoman untuk memutuskan apakah terapi yang lebih intensif dibutuhkan.   Sumber:
  1. Jeannette E. , Samuel C. , Evelyn L.  Current Diagnosis & Treatment in Family Medicine. 2nd ed. New York : Mc Graw Hill ; 2008.p 60-62.
  2. James F. , Dirk ME et all, editors. Acne Vulgaris. New York : WebMD ; 2011 - [ updated 2011 Agust 26 ; cited 2012 March 14]. Available from : http://emedicine.medscape.com/article/1069804-treatment#a1128
  3. Emily A. Should we talk to our acne patients about diet?. New York : WebMD ; 2012 - [ updated 2012 Jan 3 ; cited 2012 March 14]. Available from : http://boards.medscape.com/[email protected]@.2a2dc1ab!comment=1