Baik pria maupun wanita ingin badannya menjadi tinggi. Bagi wanita, badan yang tinggi merupakan impian tubuh yang ideal. Dan bagi pria, badan yang tinggi menggambarkan kejantanan, percaya diri, dan kekuasaan. Namun bagaimana jika tinggi badan belum mencapai yang diinginkan? Dan bagaimana bila kita ingin mempunyai badan yang lebih tinggi lagi? Perlu kita ingat bahwa pertumbuhan tinggi maksimal terjadi pada saat growth hormone diproduksi paling banyak yaitu saat pubertas dan pertumbuhan ini akan berlangsung sampai 2-3 tahun setelahnya. Pada wanita pertumbuhan berhenti pada usia 18 tahun dan pada pria berhenti pada usia 21 tahun. Makin cepat pubertas seseorang maka akan makin cepat pertumbuhan itu terhenti. Setelah periode pertumbuhan berakhir maka pertumbuhan tinggi akan terhenti dan tulang-tulang akan menyatu, serta tulang rawan akan terkalsifikasi. Selain itu juga harus diingat bahwa pertumbuhan tinggi nya seseorang dipengaruhi oleh faktor geneti, asupan gizi, dan latihan yang dilakukan. Apa yang dapat dilakukan bila telah melewati masa remaja dan ingin bertambah tinggi? Terdapat beberapa cara yang sekarang ini menjadi pilihan yaitu dengan cara olahraga untuk meningkatkan flesibilitas dari tubuh, meregangkan tulang belakang, dan memeperbaiki postur. Nutrisi tambahan seperti vitamin dan terapi hormon juga sekarang menjadi pilihan lainnya. Olahraga yang dilakukan adalah olahraga yang mempunyai efek penarikan seperti yoga dan pilates, juga bisa dilakukan renang , basket, voli, dan sebagainya. Hal ini dapat diharapkan karena tulang rawan pada antar tulang belakang teregang dan tubuh akan tertarik sehingga dapat memperbaiki postur. Dengan postur yang membaik maka akan didapatkan tubuh mencapai tinggi yang maksimal. Manfaat lain dari olahraga yang teratur adalah akan terjadi peningkatkan metabolisme tubuh sehingga tubuh terlihat lebih langsing dan memberikan efek tubuh lebih tinggi. Olahraga  seperti renang, basket, dan sebagainya juga diharapkan dilakukan sejak dini semenjak masa remaja untuk memberikan efek penarikan dari tubuh. Tetapi harus dihindari olahraga untuk pembentukan otot seperti angkat beban pada saat remaja karena akan mempengaruhi pertumbuhan tinggi badan. Cara lainnya untuk menambah tinggi badan adalah dengan terapi hormon. Hormon yang digunakan adalah dengan pemberian growth hormone atau dengan pemberian stimulator growth hormone. Dari terapi ini diharapkan tubuh dapat berkembang jadi lebih tinggi. Namun harus diperhatikan bahwa terapi hormon hanya bisa dilakukan pada saat remaja saja. Jika telah melewati masa pertumbuhan, maka tulang telah menyatu dan tidak dapat lagi terjadi pertumbuhan dari tulang. Terapi hormon dengan pemberian growth hormone lebih berbahaya dibandingkan dengan pemberian stimulator growth hormone. Pemberian growth hormone yang berlebihan akan menyebabkan akromegali, ulkus pada usus, dan kanker. Sekarang lebih banyak dipakai pemberian stimulator growth hormone yang berisi asam amino seperti arginin, orithine, atau lysin yang akan merangsang kelenjar pituitary untuk membentuk growth hormone. Pemberian stimulator growth hormon sekarang ini banyak berkembang di masyarakat. Namun harus diingat bahwa suplemen ini tidak akan berpengaruh apapun terhadap pertumbuhan tinggi badan bila dikonsumsi setelah masa remaja. Apakah diet tertentu akan membantu menambah tinggi badan kita?? Diet tinggi protein tentu saja akan membantu menambahan tinggi badan. Tetapi sekali lagi diingatkan bahwa hal ini hanya berpengaruh saat masa pertumbuhan saja. Setelah melewati masa tersebut badan tidak akan mengalami pertumbuhan lagi. Selama masa pertumbuhan susu, ikan, dan hati dapat meningkatkan asupan vitamin D dan A juga kalsium yang dibutuhkan dalam pembentukan tulang. Diet lainnya bertujuan untuk merangsang kelenjar pituitary untuk memproduksi growth hormone dengan makanan yang tinggi protein dan rendah karbohidrat. Tidak lupa untuk beristirahat yang cukup karena pada saat istirahat growth hormone dapat berkerja untuk pertumbuhan sel. Hanya olahraga saja yang dapat membantu dalam menambah tinggi badan setelah dewasa. Olahraga yang dilakukan adalah olahraga yang dapat membantu memperbaiki postur sehingga tubuh akan menjadi lebih tinggi. Namun obat-obatan ataupun diet tertentu tidak akan membantu dalam menambah tinggi badan. Sumber: www.psychologytoday.com