Ketika seseorang dihadapkan pada hasil diagnosa dokter "terserang penyakit Lupus", sebagian besar pasien pertama kali akan merasa ketakutan dengan hal tersebut. Ketakutan tersebut memang wajar terjadi, karena sebagian besar masyarakat masih merasa asing dengan penyakit Lupus ini. Oleh karena itu, penting bagi orang dengan Lupus (Odapus) untuk mengenali benar penyakit yang dideritanya, agar yakin bahwa penyakit ini dapat dikendalikannya dengan bantuan dokter, keluarga, dan lingkungan. Hal yang paling ditakuti dalam penyakit Lupus adalah serangan (flare) dan komplikasi akibat penyakit. Orang dengan lupus diluar serangan akan terlihat seperti orang yang sehat, dengan keluhan minimal bahkan tidak ada sama sekali. Adapun komplikasi penyakit lupus seperti peradangan otot sendi, penyumbatan pembuluh darah, abortus, depresi, dan lain-lain juga dapat diminimalkan dengan menerapkan pola hidup sehat dengan lupus. 1. Mengenali Serangan Lupus (Flare) dan Pemeriksaan Kesehatan Rutin Odapus harus mengenali tanda-tanda serangan Lupus. Sehingga begitu terjadi serangan, dapat segera berkonsultasi dengan dokter sehingga efek buruk dapat teratasi dengan baik. Biasanya serangan-serangan tersebut juga terjadi ketika pasien sedang mengalami stress fisik maupun mental. Adapun tanda-tanda serangan yang sering dialami antara lain peningkatan demam, kelelahan yang nyata, ruam kemerahan, nyeri otot sendi, nyeri perut. Diluar gejala-gejala serangan (flare), komplikasi, ataupun efek samping dari pengobatan, Odapus sebenarnya dapat memiliki kualitas hidup yang baik. Kunci keberhasilan dalam hidup dan bersahabat dengan Lupus adalah memahami efek penyakit dan tindakan apa yang harus dilakukan untuk mencegah efek buruk tersebut. Pemeriksaan kesehatan rutin juga harus dilakukan oleh Odapus. Ini dilakukan untuk menyesuaikan pengobatan bagi pasien, mencegah, dan mengenali dini komplikasi yang terjadi. Wanita dengan Lupus harus berkonsultasi dengan dokter mengenai keluarga berencana, karena kehamilan pada Odapus termasuk kehamilan dengan resiko tinggi.