Gejala asam urat yang paling sering dialami penderita adalah kesemutan dan nyeri di sekitar sendi seperti sendi jempol kaki dan pergelangan kaki. Kristal asam urat yang terbentuk akibat pengendapan asam urat dalam darah ini juga menyerang ruang di sekitar sendi (pertemuan antara dua tulang) dan menusuk jaringan-jaringan di sekitarnya sehingga mengakibatkan gejala-gejala seperti ini:
  • Nyeri pada sendi
  • Kesemutan
  • Daerah yang nyeri menjadi kemerahan
  • Pembengkakan pada daerah yang nyeri
  • Kulit pada daerah yang membengkak terlihat berkilap (shiny)
  • Kaku pada sendi lain
  • Nyeri yang tidak tertahankan ketika bengkak tersentuh benda apapun bahkan benda tipis seperti kain atau selimut
  • Ketika nyeri mereda, kulit di area yang bengkak akan terasa gatal dan terkelupas
Selain sendi jempol kaki, radang pada sendi yang diakibatkan oleh asam urat juga menyerang sendi lain, seperti:
  • pergelangan kaki
  • lutut
  • kaki bagian tengah
  • siku
  • jari-jari tangan
  • pergelangan tangan
Gejala asam urat menyerang tanpa kenal waktu dan berulang dalam kurun waktu kurang atau lebih dari satu tahun. Serangannya datang kapan saja, dan tidak dapat diprediksi. Serangan asam urat berlangsung selama 10 hari sejak gejala awal pertama kali dirasakan. Penderita mulanya merasakan nyeri sendi, sendir kemerahan dan bengkak. Gejala ini bisa kemudian sembuh sendiri dengan ditandai bengkak mulai mengempes dan rasa sakit pada sendi berangsur-angsur hilang. Tapi jangan terkecoh dan mengira penyakit asam urat sudah sembuh. Salah! Kondisi ini bisa berulang kembali selama penyakit asam urat belum teratasi dan tak jarang semakin lama semakin parah. Jadi konsultasilah ke dokter, dan untuk pencegahan asam urat, Anda bisa mengurangi konsumsi makanan tinggu zat purin dan lakukan pengecekan kadar asam urat dalam darah Anda. Ketika kadarnya terlalu tinggi, lakukan pengobatan asam urat yang tepat dan sesuai keadaan Anda.