Aktivitas aerobik meliputi jogging, lompat tali, bersepeda, ataupun berenang. Kegiatan ini sebaiknya dilakukan tiga sampai empat kali seminggu, 20-30 menit setiap aktivitas. Setiap olahraga sebaiknya terdiri dari pemanasan sehingga tubuh kita menyesuaikan dengan gerakan-gerakan yang kita lakukan dimulai dengan penyesuaian laju nafas, laju nadi serta suhu tubuh. Selain itu meningkatkan fleksibilitas tubuh dengan melakukan gerakan stretching. Kemudian masuk ke dalam fase inti untuk membakar kalori, perhatikan denyut nadi anda. Setelah itu masuk ke dalam fase pendinginan, saat denyut nadi dan laju nafas mendekati keadaan istirahat. Saat olahraga yang dipikirkan tidak hanya kalori yang terbuang, namun yang terpenting adalah denyut nadi anda.Perhatikan denyut nadi anda sebelum olahraga sehingga olahraga yang dilakukan dapat optimal. Olahraga juga harus disesuaikan dengan denyut jantung untuk usia masing-masing. Olahraga bertujuan untuk mendapatkan tahap tubuh kita dalam keadaan fit. Denyut nadi dapat dicek dengan meletakkan jari pada pergelangan tangan atau sisi leher dan dihitung selama 30 detik lalu hasilnya dapat dikalikan 2 sehingga didapat jumlah denyut nadi anda selama satu menit. Berdasarkan zona latihan detak jantung, detak jantung maksimum diperkirakan 220 dikurang usia. Denyut jantung merupakan indikator yang baik. Menurut Centers for Disease Control and Prevention, target denyut jantung normal untuk aktivitas fisik dengan intensitas sedang sebaiknya 50-70 persen dari detak jantung maksimum. Sedangkan senam kuat bertujuan mendapatkan sekitar 70-85 persen sehingga misalnya pada wanita usia 62 tahun memiliki tingkat zona target denyut jantung sekitar 111-134 denyut per menit. Untuk mengetahui tingkat intensitas, denyut jantung merupakan cara yang tepat. Paling tidak dalam seminggu tubuh memerlukan 150 jam aktivitas fisik dengan aktivitas tingkat sedang. Menurut HealthDay, berikut beberapa aktivitas yang dapat anda lakukan, misalnya : berjalan kaki paling tidak 11 menit dua kali sehari secara rutin, lalu berjalan-jalan setengah jam 3 hari dalam seminggu dan hari ke-4 dilanjutkan dengan jalan-jalan 14 menit sehari, atau lebih baik lagi berjalan-jalan 45 menit setiap hari. Sedangkan aktivitas berat dapat dilakukan dengan berlari minimal 75 menit dalam seminggu, dapat dilakukan secara bertahap dimulai dari berlari selama 25 menit 3 kali seminggu atau 15 menit 5 kali seminggu. Perlu diingat bahwa tidak hanya orang dewasa, anak-anak berusia 6-17 tahun juga sebaiknya dikenalkan dengan olahraga sejak dini, dapat dilkaukan mulai dari taraf sedang sampai berat minimal 1 jam setiap harinya. Saat berolahraga perhatikan pula kesanggupan tubuh kita. Tentunya tidak lupa pastikan tubuh anda terhidrasi dengan baik, minumlah air putih. Bila anda tiba-tiba terasa pusing, sesak nafas coba hentikan olahraga sejenak dan perhatikan denyut nadi anda. Beberapa keadaan lain yang patut diperhatikan bila tiba-tiba anda nyeri dada, nyeri pada leher, lengan, atau bahu. Disarikan dari : http://www.pjnhk.go.id/content/view/4254/31/ www.webmd.com/fitness-exercise/guide/exercise-healthy-heart