TERAPI Walaupun terasa tidak nyaman untuk membicarakan masalah ini dengan dokter anda, pemeriksaan tetap harus dilakukan, karena disfungsi ereksi dapat memberikan gambaran kondisi kesehatan anda secara umum. Hubungi dokter anda untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab disfungsi ereksi. Umumnya terapi disfungsi ereksi dibagi menjadi tiga tahapan:
  • Tahap pertama dengan penggunaan obat yang diminum (misalnya sildanefil sitrat,fentolamin, yohimbin, dan lainnya perlu diperhatikan efek samping yang ditimbulkan seperti nyeri kepala, hidung tersumbat, muka merah) , ditambah dengan rangsangan psikoseksual dan alat vakum penis.
  • Tahap kedua adalah penyuntikan obat-obatan langsung ke penis (misalnya papaverin, fentolamin, prostaglandin atau kombinasi, efek sampingnya adalah bekas luka suntikan, nyeri dan ereksi berkepanjangan)
  • Tahap ketiga dilakukan jika cara di atas tidak banyak memberikan hasil, pilihan terakhir adalah tindakan pembedahan, diantaranya adalah pemasangan prostesis penis. Hingga saat ini pemasangan prostesis penis merupakan terapi yang paling efektif dibandingkan cara lain, akan tetapi harganya sangat mahal.