Apakah sekarang Sobat sering mendengar bahwa kini orang yang menderita diabetes dolongan umur lebih muda? Bahkan dari beberapa kasus tersebut, tak sedikit juga yang sudah merenggut nyawa. Padahal yang perlu kita perhatikan bahwa kasus ini bisa dicegah dan tak perlu terjadi bila kita terus hidup sehat.

Diabetes

Apakah Saya Berisiko?

Yang patut paling waspada adalah orang-orang dengan risiko tinggi pada diabetes, termasuk:

  • Orang yang ketika diuji toleransi glukosa mengalami hasil toleransi glukosa terganggu
  • Usia di atas 45 tahun
  • Bila ada riwayat diabetes pada keluarga
  • Berat badan berlebih
  • Jarang berolahraga
  • Kadar kolesterol HDL ("kolesterol baik")nya rendah, atau trigliserida tinggi
  • Tekanan darah tinggi (di atas 130/90 mmHg)
  • Ras tertentu seperti (Hispanik, Ameriko-asia, penduduk Pasifik, penduduk Alaska)
  • Wanita yang memiliki riwayat diabetes saat kehamilan
  • Wanita yang pernah melahirkan bayi berat badan besar
Apakah Anda ada di dalam salah satu di atas? Kalau ada, berarti Anda berisiko. Selain itu ikuti kuis risiko diabetes di klik di sini.
[caption id="attachment_11870" align="aligncenter" width="300"] Hasil Pemeriksaan Diabetes dan Interpretasinya. A1C adalah pemeriksaan hemoglobin HbA1c. FPG adalah Fasting Plasma Glucose (Glukosa darah puasa), OGTT adalah Oral Glucose Tolerance Test (Uji toleransi glukosa)[/caption] Hati-hati Pradiabetes!
Pradiabetes, atau prediabetes. Dari susunan katanya kita sudah bisa menebak, pra atau pre yang artinya sebelum.  Jadi, sebelum diabetes.
Biasanya, sebelum orang menderita diabetes, ia akan selalu mengalami keadaan pradiabetes. Di sini, kadar glukosa darahnya di atas normal namun belum cukup tinggi untuk disebut diabetes (misalnya pada glukosa darah puasa antara 100-125 mg/dL). Menurut American Diabetes Association, terdapat 79 juta orang di Amerika Serikat yang mengalami pradiabetes. Suatu angka yang sangat besar.
Dan, masalah lainnya, pada keadaan pradiabetes ini sebenarnya sudah memepengaruhi tubuh kita seperti gangguan jantung dan pembuluh darah. Maka, pradiabetes ini adalah sebuah lampu kuning bagi Anda.
Periksakan Diri Secara Rutin
Tidak ada cara yang lebih baik dari memeriksakan diri secara rutin. Anda perlu untuk memeriksakan diri ke laboratorium dan ke dokter untuk melihat berapa nilai kadar glukosa Anda dan apakah ada komplikasi pada Anda.
Untuk pemeriksaan laboratorium, Anda cukup untuk memeriksakan glukosa darah puasa sebagai skrining atau pemindaian sederhana. Kemudian bila Anda ternyata diduga pradiabetes, maka Anda perlu memeriksaan uji toleransi glukosa.
Pemeriksaan seperti HbA1c bisa saja dilakukan namun harganya lebih mahal. Dan, jangan lupa untuk memeriksan hasil lainnya seperti tekanan darah, indeks massa tubuh, profil lipid (kolesterol) untuk mencegah Anda dari sindrom metabolik.
Prinsip Pencegahan
Prinsip pencegahan diabetes adalah mengatur pola makan, aktif berolahraga, dan jaga hidup sehat seperti tidak merokok. Tiga hal ini adalah pilar pokok dalam pencegahan. Memang yang paling sulit adalah komitmen untuk melakukannya, karena perlu melawan kebiasaan-kebiasaan tak sehat yang sudah lama dilakukan.
Namun percayalah, Anda pasti bisa!
Disarikan dari American Diabetes Association.