Kehamilan merupakan salah satu hal alamiah yang terjadi pada tubuh wanita. Ternyata selama kehamilan juga terjadi beberapa perubahan dalam tubuh sehingga kita membutuhkan berbagai perawatan payudara, kulit, kuku, rambut, dan gigi yang berbeda dari keadaan biasa. Kami akan mencoba membahas mengenai berbagai tips perawatan diri selama kehamilan... 1. Payudara Selama kehamilan, terjadi pembesaran ukuran dan bentuk payudara untuk persiapan menyusui. Perubahan yang terjadi antara lain :
  • Perubahan ukuran dan warna puting susu. Puting susu lebih menghitam. Daerah sekitar putting tampak membesar dan berbenjol-benjol (Montgomery's tubercle) berfungsi untuk melubrikasi puting.
  • Perubahan ukuran payudara karena membesarnya kelenjar susu pada mulai minggu ke 12. Bahkan pada minggu ke 16 payudara sudah mulai menghasilkan ASI.
Sangat disarankan untuk memakai bra dengan ukuran cup yang sesuai. Hal ini perlu dilakukan terutama setelah usia kehamilan 20 minggu. 2. Rambut Terjadi perubahan berbagai kadar hormon yang mengatur pertumbuhan rambut selama kehamilan. Umumnya, terjadi peningkatan pertumbuhan rambut. Tidak hanya pada rambut di kepala, hal ini juga terjadi pada rambut di seluruh tubuh. Rambut menjadi tampak lebih tebal dan lebih menghitam selama kehamilan. Disarankan untuk memilih sampo yang lebih lembut dari yang digunakan biasa.
  • Pada beberapa orang juga dapat terjadi hiperaktivitas dari kelenjar minyak di kulit kepala sehingga rambut tampak lebih berminyak. Disarankan untuk keramas lebih sering dan lebih lama dari biasa.
  • Setelah kehamilan, pertumbuhan rambut terhenti untuk sementara waktu dan akan kembali normal beberapa minggu - bulan kemudian. Beberapa orang bahkan merasakan terjadinya kebotakan setelah kehamilan. Namun, hal ini tidak permanen.
3.  Gigi dan Kuku Selama kehamilan, terjadi berbagai perubahan hormonal di dalam tubuh terutama terjadi peningkatan kadar hormon progesteron selama kehamilan. Namun, menurut beberapa penelitian, hormon ini justru akan menyebabkan terjadinya penipisan gigi dan kuku. Hal ini dikarenakan terjadinya penyerapan kalsium besar-besaran untuk keperluan pertumbuhan si kecil.
  • Penipisan gigi akan menyebabkan penipisan bagian email , yang merupakan pelindung utama gigi. Akibatnya wanita hamil akan lebih mudah mengalami gigi bolong atau karies. Oleh karena itu, kita harus lebih rajin menyikat gigi dan mengkonsumsi makanan dan minuman yang tinggi kalsium seperti susu, telur. Kebutuhan kalsium pada ibu hamil meningkat sebesar 1200 mg per hari.
  • Penipisan kuku juga terjadi selama kehamilan. Kuku menjadi lebih mudah patah. Maka disarankan untuk menggunakan acrylic nails (kuku akrilik) dan nailpolish dan menggunakan sarung tangan selama kehamilan. Tentu dengan menghindari bebauan dari pewarna kuku yang dapat menimbulkan mual.
  • Selama kehamilan juga terjadi peningkatan supply darah ke gusi sehingga gusi tampak lebih membesar dan menebal. Akibatnya mudah terjadi infeksi gusi atau gingivitis dan pendarahan gusi. Maka disarankan untuk lebih berhati-hati selama menggosok gigi dan mengkonsumsi vitamin C untuk kesehatan gusi.
4. Kulit Selama kehamilan, terjadi peningkatan aktivitas kelenjar minyak. Kulit jadi lebih tampak mengkilap. Karena terjadi pertambahan berat badan, temperature tubuh lebih tinggi dari biasa. Aktivitas kelenjar keringat juga bertambah sehingga kulit gampang terasa lengket. Disarankan untuk mandi lebih sering.
  • Peningkatan berat badan selama kehamilan juga dapat menyebabkan penarikan lapisan elastin kulit bahkan sampai terjadi robekan. Hal ini akan tampak sebagai tanda kemerahan di kulit (striae gravidum). Biasanya tampak pada kulit bagian perut (abdomen) dan payudara. Disarankan untuk penggunaan lotion dengan bahan lanoline selama kehamilan dapat mengurangi pembentukan striae gravidum.
  • Pada kehamilan juga terjadi peningkatan pigmentasi kulit sehingga pada beberapa bagian tubuh, kulit tampak berwarna lebih gelap terutama saat awal kehamilan (6 minggu) muncul daerah kehitaman pada bagian perut sekitar pusar dan pubis yang terkenal dengan istilah butterfly mask / chloasma uterine. Saat akhir kehamilan pada bagian wajah sekitar hidung, pipi, dan mulut juga muncul kehitaman serupa. Pembentukan ini tidak dapat dicegah. Setelah melahirkan, tanda ini akan menghilang.
DAFTAR PUSTAKA 1. www.babypartner.com 2. McClure ,Nicola. The Century Book of Pregnancy and Birth. 1984. London : Century publishing. 3. www.brooksidepress.org 4. Sediaoetama, Achmad. Ilmu Gizi untuk Mahasiswa dan Profesi. Jilid 1. 2006. Jakarta : Dian Rakyat.