Buta warna adalah ketidakmampuan seseorang untuk melihat warna akurat. Ini adalah kondisi seumur hidup yang tidak memiliki pilihan pengobatan sama sekali. Oleh karena itu, orang yang menderita buta warna harus belajar untuk mengatasi ketidakmampuan ini. Selain itu Color blindness (buta warna) dapat dideskripsikan sebagai kelainan penglihatan yang disebabkan ketidak mampuan sel-sel kerucut pada retina mata untuk menangkap suatu spektrum warna tertentu sehingga warna obyek yang terlihat bukan warna yang sesungguhnya. Jenis buta warna:
  • Buta warna merah hijau
  • Buta warna biru kuning
  • Buta warna total (tidak mampu membedakan semua warna)
Gejala umumnya adalah kesulitan membedakan warna merah dan hijau atau kesulitan membedakan warna biru dan hijau. Gejala untuk kasus serius berupa obyek terlihat dalam bentuk bayangan abu-abu dan penglihatan berkurang PENYEBAB
  1. Genetis (keturunan)
  2. Paparan sinar UV (menyebabkan degenerasi retina)
  3. Trauma (kecelakaan pada mata)
  4. Kerusakan saraf mata karena kecelakaan atau bawaan dari lahir
  5. Kerusakan/kelainan pada sel kerucut yang terdapat pada retina
  6. Penambahan usia
  7. Obat-obatan atau penyakit tertentu.
TERAPI Buta warna yang diturunkan (genetis) tidak bersifat progresif dan tidak dapat diobati. Namun demikian terdapat beberapa cara untuk membantu penderitanya, anatara lain:
  • Menggunakan kacamata lensa warna (agar penderita dapat membedakan warna dengan mudah)
  • Menggunakan kacamata dengan lensa yang dapat mengurangi warna lebih jelas (jika cahaya tidak terlalu terang atau menyilaukan)
  • Jika tidak dapat melihat warna sama sekali (buta warna total), penderita dianjurkan menggunakan kacamata lensa gelap dan mempunyai pelindung cahaya pada sisinya (suasana lebih gelap diperlukan karena sel rod/sel batang, yang hanya bisa membedakan warna hitam, putih, dan abu-abu, bekerja dengan lebih baik pada kondisi cahaya yang suram).
Lain halnya dengan buta warna dapatan, beberapa diantaranya masih dapat di sembuhkan. Misalnya akibat katarak, maka dengan mengoperasi kataraknya maka buta warnanya akan sembuh. Atau buta warna akibat efek samping obat obatan tertentu, maka dengan menghentikan penggunaan obat tersebut penglihatan akan normal kembali. KOMPLIKASI Buta warna bukanlah penyakit yang serius, juga tidak mengakibatkan komplikasi yang mengancam kehidupan. Namun, seringkali dapat membatasi partisipasi seseorang dalam sehari-hari tertentu tergantung warna-kegiatan, seperti pemilihan hari pakaian - pencocokan dasi, pencocokan syal, kaus kaki, make-up, sepatu, aksesoris, dan lain-lain.Bahkan pengambilan keputusan utama dapat bisa mempengaruhi seperti warna cat dinding, warna mobil baru, pilihan hadiah dll. PENCEGAHAN
  • Pakailah helm ketika naik sepeda motor atau bermain olahraga keras
  • Pakailah pelindung mata yang benar ketika bekerja dengan mesin
  • Berhati-hati saat menggunakan bahan kimia
  • Membatasi eksporus/paparan sinar UV
  • Penuhi asupan harian dengan vitamin A
SUMBER REFERENSI 1. http://www.colour-blindness.com/ 2. Sidarta Ilyas (2008). Ilmu Penyakit Mata. Edisi ke-3. FKUI. Jakarta 3. http://www.scumdoctor.com/Indonesian/disease-prevention/eye-diseases/Color-Blindness-Excluded-Jobs.html 4. http://www.wartamedika.com/2008/08/dapatkah-buta-warna-diobati.html